Mungkinkah Kecungan Mengubah Hasil Pilpres?

ilustrasi

Oleh : Aldie El Kaezzar

Untuk tahu jawabannya, ayo kita itung sendiri kira2 mungkin ga?

Yang pertama, kita harus tahu dulu berapa SELISIH suara menurut hasil quick count (QC), yaitu sekitar 8-9%, artinya selisih suaranya antara 12-13 juta suara.

"Tapi itu kan karena banyak curang di level TPS, harusnya ga segitu."

Sabar dulu, ini kan baru asumsi, ayo kita lihat lagi sama2.

Jumlah TPS kita ini ada 800 ribu dan maksimal pemilih dalam 1 TPS adalah 300 orang. Ingat ya, maksimal 300, artinya ga semua TPS punya pemilih sebanyak ini. Rata-rata sekitar 200 orang aja. Sampe sini paham ya?

Lanjut. Kalo ada selisih 12 juta suara hasil kecurangan, itu artinya perlu 40 ribu TPS bermasalah! Catat ya, 40 ribu TPS! Angkanya dari mana? Yaitu 12 juta : 300 = 40 ribu TPS!

Itu pun asumsinya pake jumlah maksimal 300 orang. Kalo 1 TPS yg bermasalah isinya cuma 200 orang, maka perlu ada 60 ribu TPS bermasalah untuk bisa mengubah hasil. Catat lagi, 60 ribu TPS bermasalah!

Sekarang coba dikumpulkan berapa banyak TPS bermasalah sejauh ini. Adakah 1000? 10 ribu? Sampe segitu ga?

Anggap aja ada 10 ribu TPS bermasalah dan suaranya bulat semua untuk 1 paslon, maka efek penambahan suaranya cuma 3 juta. Masih ada beda 9 juta!

Itu pun kalo sampe 10 ribu TPS bermasalah yg isinya 300 pemilih.

Dan ini belum menghitung potensi kecurangan dari kubu yg kalah karena memang di lapangan itu potensi kecurangan bisa ada dr kedua kubu yg kalo dihitung bisa saling menutupi alias impas.

Jadi, balik lagi ke pertanyaan di judul, mungkin ga ribut2 curang di TPS A, di TPS B, di kota ini atau di kabupaten itu mengubah hasil secara signifikan?

Saya yakin kalian sudah tahu jawabannya.

Sumber : Status Facebook Aldie El Kaezzar

Friday, April 19, 2019 - 11:30
Kategori Rubrik: