Mohon Doa Restu DP 0 Rupiah

Ilustrasi

Oleh : ABhumi

Masih ingat ini om Anies?

"Di samping itu juga, adalah warga anak2 milenial. Anak2 ini baru, generasi baru. Ini jumlahnya 2,8 juta d Jakarta. Kira2 30% penduduk. Bagi mereka yang muda, baru selesai dari proses pembelajaran, masuk kerja d Jakarta, bagi mereka yg kondisi prasejahtera, mereka perlu solusi untuk punya papan. Dan kita tau, sandang pangan, papan adalah kebutuhan mendasar. Masa sandang mau sewa? Papan sewa terus seumur hidup. Tidaklah. Karena itu mereka harus bisa memiliki rumah. Nah, pemerintah, melihat kenyataan ini, harus turun tangan."

https://youtu.be/5NHtq1lJwSQ?t=1m22s

"Rumah rumah itu banyak terjangkau, d tengah Jakarta, kita lihat, sederhana sekali. Lihat d online aja. Banyak sekali, tawaran2 rumah, dengan harga yang bisa terjangkau oleh warga berpenghasilan 7 juta ke bawah. Nah ini yg kita sasar."

https://youtu.be/5NHtq1lJwSQ?t=5m10s

"Rumah dengan angka Rp 350 juta itu banyak, bukan hanya di pinggir. Point saya sebetulnya bukan hanya sekedar itu. Pointnya adalah, pemerintah hadir, menyelesaikan supply dan demand."

https://youtu.be/5NHtq1lJwSQ?t=9m40s

Perjalanan Rumah DP 0 Rupiah bukan perjalanan yg mudah. Mulai dari wujud awalnya DP 0% dengan bentuk rumah tapak, ke DP 0 Rupiah. DP 0 Rupiahpun sempat tampa bentuk, sempat hanya berupa schema financial. Lalu berubah jadi bentuk rusunami. Segmentasi pasar pun berubah. Dari seluruh warga Jakarta yg belum punya rumah, ke mereka yg berpenghasilan 7 juta k bawah, lalu k mereka yg berpenghasilan 7 s/d 10 juta.

Saat ini, DP 0 Rupiah sedang menghadapi bullying d banggar KUA-PPAS. Dan sepertinya segmentasi umur juga akan terjadi. Pasalnya DP 0 Rupiah d canangkan sampai 25 tahun. Berdasarkan batas atas usia produktif (menurut bps 65 ke atas), umur si pembeli maximal 40 tahun. Krn umur 45 saja kemungkinan 5 tahun dia hrs melalui masa pensiun sambil mencicil bayaran.

Ada beberapa masalah kecil ketika program ini d buka d banggar. Pertama2 seperti apa bentuknya? D mana lahannya? Semua itu masih belum d buka oleh pemprov. Kedua mengenai segmentasi umur seperti yg ku utarakan d atas. Semua itu semestinya sudah d jelaskan pemprov 6 November kemarin.

Mohon doa restunya, agar DP 0 Rupiah yg sudah dalam tahap hamil tua ini dapat lahir secara utuh. Tampa komplikasi apapun. Dalam keadaan sehat bergizi. Agar dapat dengan sungguh2 d rasakan manfaatnya bagi para buruh yg berpenghasilan UMR 3.6 juta, dan juga bagi para om2 usia 40an. Mau lahir dengan cara normal, maupun melalui operasi CSR.

Sementara itu, dari balik doa akan keselamatan DP 0 Rupiah, dari balik permintaan kenaikan anggaran dari 100 miliar k 800 miliar oleh pemprov, M. Taufik yg sempat meminta anggaran DP 0 Rupiah naik menjadi 2 triliun, melalui warta kota menyampaikan bahwa DPRD "sudah mulai d dekati" developer yg menawarkan konsep rumah murah.

Hanya pertanyaan2 kecil yg sederhana saja.

Kenapa developer ga tawarkan k Balaikota?

Kenapa harus bangun rusun?

Bukankah supply masih banyak d website online?

Gimana nasib supply yg tdk terfasilitasi untuk bertemu demand?

Melihat realisasi DP 0 Rupiah, yg kelihatannya memiliki batas bawah penghasilan 7 juta, bagaimana nasib generasi milenial?

Pernah liat fresh graduate, baru selesai proses pembelajaran, yg dapet gaji 7 juta ga? Kalo ada kerja d mana? Dan tentunya sekolah d mana? Bagi2 dong.

Sebetulnya ini programnya yg d paksakan seadanya yg penting janji tercapai,.. atau generasi milenial, supply & demand memang sejak awal cuma gombal d saat debat yg tdk pernah anda pikirkan sesudahnya?

(kwek)

-----===** Source **===-----

http://wartakota.tribunnews.com/…/developer-mulai-dekati-dp…

https://kumparan.com/…/alasan-sandi-belum-mau-bocorkan-loka…

http://news.liputan6.com/…/politisi-gerindra-ini-ingin-angg…

https://kumparan.com/…/anggota-banggar-sebut-konsep-program…

http://www.berita168.com/anggota-dprd-cecar-kenaikan-angga…/

http://www.portal-islam.id/…/kabar-gembira-program-kjp-kjs-…

https://beritagar.id/…/anggaran-rp800-miliar-diusulkan-buat…

https://m.caping.co.id/news/Detail/3366422

http://saungwarta.blogspot.co.id/…/astaga-gara-gara-ini-m-t…

Sumber : Status Facebook ABhumi

Saturday, November 11, 2017 - 19:15
Kategori Rubrik: