Misionaris

ilustrasi
Oleh : Han Dyani
Ada tanggapan pada statusku yang tentang dakwah pada suku Baduy itu...
" Di Papua juga ada missionaris oleh Kristen "
Dan 1 lagi...
" Di Papua juga ada penyebaran Islam oleh para pemuda NU "
Iya memang ada, dan itu dah berlangsung lama dan aku ga akan menyangkal soal itu...
Tapiiiii... Missionaris oleh Kristen dan penyebaran Islam oleh NU sama sekali tidak pernah berusaha menghilangkan adat dan budaya masyarakat Papua...
Masyarakat Papua tetap menjalankan dan menjaga adat dan budayanya tanpa berusaha dirubah apalagi dihilangkan...
Karena fokus penyebaran agama mereka adalah yang berkenaan dengan moral dan akhlak...
Sangat jauh beda dengan kelompok berdaster itu...
Misi utama mereka justru bukan pada penyebaran agamanya yang berkenaan dengan moral dan akhlak, tapi justru menyasar pada adat dan budayanya dengan mengharam-haramkan dan membid'ah-bid'ahkan adat dan budaya satu daerah...
Dan dengan kalimat " perintah agama/perintah Allah" mereka bebas bikin dalil-dalil dengan mencomot ayat-ayat untuk mengikis adat dan budaya satu daerah dan diganti dengan adat dan budaya bangsa lain...
Dan ternyata bukan hanya penampilan yang dirubah dan ritual adat dan budaya yang mencoba dihilangkan... Tapi berpengaruh juga pada perubahan karakter orang-orang yang mengikutinya...
Banyak yang berubah jadi penghakim dan pengintimidasi pada orang lain yang beda penampilan dan beda pemahaman dengan mereka, padahal dulunya mereka orang-orang yang toleran dan santun...
Dan itu memicu perselisihan dan perdebatan...
Itu bedanya...
Contohnya dah banyak disekeliling kita...
Sumber : Status Facebook Han Dyani
Wednesday, March 3, 2021 - 08:30
Kategori Rubrik: