Mewujudkan Sumatera sebagai Pusat Pertumbuhan Agro Industry

Oleh: Erizeli Bandaro
 

Suatu hari Anakku, perjalanan dari Aceh ke Lampung ditempuh hanya 18 Jam dengan kereta express layanan executive. Disamping nampak pemandangan yang indah. Dari kejauhan nampak jalur Toll Trans Sumatera yang menghubungkan seluruh potensi wilayah ekonomi Sumatera. Disetiap kota pesisir terdapat pelabuhan laut berkelas dunia sebagai sarana logistik yang menghubungkan Sumatera dengan dunia international. Sumatera juga sebagai connecting door antara China -Indonesia melalui super rail way Nanning - Riau. Kota kota di Sumatera telah menjelma menjadi pusat pertumbuhan agro industry berkelas dunia.

Antara Sumatera dan jawa terhubung dengan sistem logistik laut shuttle ships yang didukung oleh transportasi darat, trans java : Toll way dan kereta api double track. Pelabuhan Perak -Surabaya menjadi pelabuhan HUB Indonesia Tengah -Timur yang berkelas dunia yang terhubung dengan Banjarmasin sebagai gateway kalimantan super corridor dan Papua Business valley, Seluruh Indonesia Timur dan Tengah menjadi satu dengan Indonesia Barat.

Indonesia menjadi magnit pertumbuhan terpesat di Asia pacific karena menjadi sentra Agro Industry , Oil and gas Industry, Mining Industry, yang menjamin pasokan 25% kebutuhan dunia. Semua wilayah indonesia dapat diakses dengan murah dan menjadi objek wisata budaya berkelas dunia. Kota kota besar Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dengan lahirnya new comer entrepreneur dari kalangan kaum muda terdidik.

Nak, Itu semua bukan impian karena semua sudah direncanakan dengan baik dan kini pembangunan sedang berlangsung dengan giatnya. Kerja keras adalah kunci untuk membuat impian menjadi kenyataan. Lalui hidup ini dengan penuh cinta agar derap pembangunan tidak membuatmu tertinggal dan hidup dalam keluhan yang tak sudah. Perbaiki akhlak untuk menjadi pribadi yang bermanfaat khususnya bagi keluargamu, sahabatmu dan negara pada umumnya.

Anakku ...Permudah sikap untuk saling menolong agar semua orang di negeri ini merasakan rahmat Tuhan bahwa walau hidup berkompetisi namun mencari nafkah mudah dan selalu punya waktu lapang beribadah...Jadilah orang ber-agama yang menghargai perbedaan, menghormati keragaman budaya dan menjadi magnit yang menarik kepada kebaikan , obor kebenaran , cahaya keadilan ..Pahamkan sayang...

 

(Sumber: Facebook Erizeli)

Thursday, March 31, 2016 - 09:00
Kategori Rubrik: