Menyiapkan New Normal di Sekolah

ilustrasi

Oleh : Johan Wahyudi

Sudah diputuskan, bahwa tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2020. Dimulainya tidak berarti kegiatan belajar mengajar selalu dilakukan di sekolah, tetapi juga tetap menerapkan pembelajaran online. Karena status tanggap darurat Covid-19 masih berlaku, otomatis semua sekolah harus mempersiapkan diri. Ada 9 protokol kesehatan yang harus dilakukan di sekolah. Berikut penjelasannya.

1. Masuk bergiliran
Setiap kelas hanya boleh diisi separuh dari jumlah siswa. Giliran dapat berupa kelas pagi dan siang atau tiga hari masuk dan tiga hari belajar online dari rumah.

2. Meja dan kursi berjarak 1 meter
Physical distancing harus diterapkan di kelas. Meja dan kursi siswa perlu diatur dengan jarak minimal 1 meter.

3. Disiapkan thermogun
Semua siswa harus diperiksa suhu tubuhnya begitu memasuki area sekolah. Guru atau petugas harus memastikan anak-anak melewati satu pintu.

4. Semua memakai masker
Guru dan murid harus memakai masker. Karena itu, sekolah harus memiliki cadangan agar sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan.

5. Setiap kelas ada wastafel
Ini penting agar semua anak bisa mudah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang dekat kelasnya.

6. Kantin perlu ditutup.
Kantin adalah tempat berkumpulnya anak-anak. Karena pasti terjadi kerumunan, kantin harus ditutup.

7. Anak-anak bawa bekal dari rumah
Demi menjaga kesehatan, anak-anak harus membawa bekal dari rumah. Mereka dilarang jajan.

8. Memakai sarung tangan
Meja, kursi, dan tempat-tempat tertentu tentu kotor karena digunakan banyak orang. Oleh karena itu, anak-anak dan guru harus memakai sarung tangan.

9. Kegiatan kolektif ditiadakan
Upacara bendera, olahraga yang beregu, dan sholat berjamaah sebaiknya dihindari. Jika toh tetap dilaksanakan, jarak harus diatur atau social distancing diterapkan secara ketat.

Pandemi COVID-19 belum surut. Korban terus berjatuhan. Artinya, penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat agar sekolah tidak menjadi kluster baru persebaran virus Corona. Satu saja ada yang positif otomatis satu sekolah harus dilakukan Rapid Test Covid-19. Yuk kita cegah penyebaran virus Corona dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan....

Sumber : Status Facebook Johan Wahyudi

Friday, June 5, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: