Menyedihkan Banjir Jakarta

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Turut prihatin dengan banjir bandang yang melanda DKI, melalui video, bukan hanya manusia, kucing, tikus juga berjibaku menyelematkan diri, memanfaatkan apa yang ada, sendal, kayu dan sejenisnya.

Yang terendam bukan hanya sepeda ontel, motor kreditan, tapi juga herly davidson, mobil supercar bahkan ribuan mobil milik perusahaan taxi raksasa, Blue Bird juga terendam air.

Bukan hanya gubuk-gubuk dibantaran sungai, tapi mall, dan rumah-rumah elit juga didatangi banjir tanpa kecuali.

Ironi sebenarnya, ibu kota negara, pusat pemerintahan dan pusat dagang, pusat orang-orang pintar, tempat bercokolnya para pakar, ahlinya ahli, code of the core kumpul semua disitu.

Manusia cerdas yang hilir mudik digedung-gedung pencakar langit, sebanyak itu, dengan dukungan finansial nyaris tak terbatas. Banjir separah ini adalah ironi.

Musibah, betul musibah, tapi kalau rutin tiap tahun dan langkah-langkah antisipasinya jelas, terukur tapi tidak dilakukan konyol namanya.

Selain mengirim doa, simpati, dan uluran bantuan untuk warga DKI jika ada, mengkritik juga tidak masalah, DKI masih ibu kota negara, juga milik seluruh warga Indonesia, bukan hanya penduduk Jakarta.

Ibu Kota Negara belum resmi pindah ke Kalimantan kan?

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Saturday, January 4, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: