Menurunkan Jumlah Suspect

ilustrasi
Oleh : Budi Setiawan
 
Ya angka infeksi total bakal naik terus. Gak bakalan turun. Anda akan serem jika tidak tahu membaca dan mengartikan angka nasional infeksi covid 19.
Angka infeksi nasional itu adalah perjumlahan kasus aktif ditambah angka kesembuhan ditambah angka kematian.
Contoh angka hari Minggu 20 September :
Kasus aktif 57,796 + angka kesembuhan 177,327+ angka kematian 9,553 = 244,676.
Kasus aktif itu adalah jumlah orang yang belum sembuh dari infeksi covid. Angka infeksi harian masuk dalam kategori ini.
Gitu cara bacanya.
Jadi gak ada itu yang namanya angka infeksi turun karena tabulasinya dirancang demikian.
Jika ingin lihat penurunan infeksi ya diangka kesenbuhan itu.. Yang langsung terlihat dari kasus aktif.
Yang diwaspadai adalah jumlah angka infeksi harian yang turun naik. Kenapa begitu ? Karena angka harian itu adalah hasil test swab BUKAN hari ini. Tapi dia atau tiga hari lalu sesuai dengan kecepatan laboratorium menganalisa test itu. Dan test terus berlangsung.
Dan juga angka kematian. Karena itu gak bisa diutak utik.
Kita sudah sampai pada rate kesembuhan diatas WHO. Rate kematian sedikit lagi mendekati standar WHO.
Kita mesti bersama-sama menurunkan tingkat kematian dan terus meningkatkan angka kesembuhan.
Bangun persepsi bahwa covid segera bisa kita kendalikan.Karena sudah pasti virus ini gak ada obatnya. Meski nanti ada vaksin sekalipun.
Lagi pula , yang cuma bisa lakukan sekarang ini adalah bagaimana bangun persepsi..
Olah data olah kata.....
Sambil menurunkan angka harian di jumlah test yang terus meningkat.
Caranya bagaimana?
Pakai masker tiga lapis. Ikuti protokol kesehatan. Jaga kesehatan.
Sesederhana itu..
Dan jangan ikut-ikut diskusi medsos ala dokter dokteran yang mbleges itu.
Dokter bukan. Perawat bukan., Epidemiologis bukan.Virologis bukan. Tapi lagak mereka kayak ahli dari para ahli. Mengkuliahi orang lain tanpa kompetensi.
Yang sok know gitulah...
Padahal
We don't know what we don't know
 
Sumber : Status Facebook Budi Setiawan
Tuesday, September 22, 2020 - 19:45
Kategori Rubrik: