Menunggu Konsep Khilafah Modern

ilustrasi

Oleh : Ainur Rofiq Al Amin

Saya sebagai dosen pemikiran politik Islam di UINSA (Ushuluddin, Fisip dan Pasca) tentu menyambut atas munculnya gagasan khilafah modern yang disampaikan pengacara FPI (https://news.detik.com/…/pemerintah-soroti-adart-pengacara-…). Soalnya, sependek ilmu saya dari buku-buku rujukan tentang politik Islam, belum saya jumpai uraian ttg gagasan tersebut.

2. Dengan demikian, kita menunggu hasil karya yg secara elaboratif mendedah gagasan khilafah modern. Tentu perlu ada argumen atau dalil teks suci yang memperkuat urgennya atau wajibnya adanya khilafah modern.

3. Gagasan khilafah modern akan lebih komprehensif apabila mengulas posisi NKRI. Semisal apakah NKRI akan dilebur dalam khilafah atau bagaiamana?

4. Demikian pula, apa pula beda distingktif dan signifikan antara gagasan khilafah modern dengan OKI atau Pan Islamisme, atau mungkin juga Liga Arab.

5. Bagaimana menjelaskan secara rasional dan gamblang boleh juga secara syar'i bahwa FPI yang bukan partai politik tapi mau menegakkan gagasan khilafah modern yg tentu sarat muatan politik.

6. Saat ini, di Indonesia, yang gencar menyuarakan penegakan khilafah tanpa tedeng aling-aling adalah eks-HTI. Bagaimana meyakinkan bahwa anggota eks-HTI mau ikut mencopot gagasan khilafah ala Taqiyuddin An Nabhani lalu berpindah memperjuangkan gagasan khilafah modern?
****

Tentu gagasan khilafah modern akan lebih baik bila dituangkan dalam buku. 
******

Foto pertama contoh gagasan khilafah atau pemikiran politik yang dikaitkan dg Islam yang dituangkan dalam buku-buku.

Foto kedua adalah buku cetakan kedua (sedikit ada koreksi) yang berisi kritikan akan gagasan khilafah ala Hizbut Tahrir... Ea promo... hehehe, maaf....

Sumber : Status Facebook Ainur Rofiq Al Amin

Monday, August 5, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: