Menulis

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Saya sering menulis di medsos dengan tema tulisan apapun untuk menuangkan ide, gagasan, serta pemikiran.

Teman2 yang sering mengikuti tulisan saya pasti sudah hafal dengan gaya dan ciri khas tulisan saya di ruang publik yang berani, tajam, kritis, menohok, tapi dibarengi dengan hal yang mendidik, mengedukasi, sebagai sumber pencerahan untuk banyak orang.

Saya selalu meluangkan waktu untuk menulis ditengah kesibukan saya dalam bekerja, mengurus suami dan anak2.

Menulis adalah salah satu bentuk self healing bagi saya. Menuliskan apapun yang saya rasakan, pikirkan, dan ingin bicarakan. Karena terkadang tak semua yang kita rasa itu perlu untuk dipikirkan. Tak semua yang kita pikirkan itu tepat untuk diutarakan. Dan semua yang diucapkan tak perlu dilakukan. .

Melakukan hal negatif yang dialami itu kadang lebih cerdas dibandingkan melakukan apa yang kita ingin lakukan berdasar rasa.

Disinilah saya menjadi lebih paham, bahwa terkadang diam itu ternyata menjadi benar, ketika bicara akan berdampak tak baik untuk sekitar kita.

Menulis adalah sebuah refleksi dari diri. Kamu tercermin dari tulisanmu, itu adalah saya.

Meski ada juga orang-orang yang menulis sebagai bentuk pencitraan untuk membangun branding dirinya, itu sih terserah dia dan mereka.

Dan, yang seperti itu bukan saya, itu saja yang penting untuk saya camkan pada diri sendiri.

Menulislah, dan ukir sejarah tentang dirimu, karena orang lain belum tentu akan mengenangmu dan punya waktu untuk menuliskan sejarah hidupmu, terlebih jika kamu bukan apa-apa.

Tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi sebuah sejarah, tetapi kita bisa menciptakan sejarah kita sendiri dengan menulis. Hari ini untuk dikenang pada hari esok.

Mari, Teman, bersama kita mulai menulis tentang hal-hal baik. Menulis dengan ketulusan tanpa berharap untuk mendapat pujian.

Menulislah dan sebarkan kebaikan sebanyak-banyaknya untuk menjadi berkat bagi banyak orang.

Menulislah, dan sebarkan kebaikan dengan tulisan-tulisanmu, warnai dunia dengan tulisan indahmu. Dunia ini sudah terlalu penuh dengan hujatan, kebencian, dan sangat kekurangan akan tulisan yang berisi kebaikanmu.

Kamu orang baik, kita orang baik, dan menulislah hal-hal yang baik.

Bagi saya, selain sebagai hobi dan ingin menginspirasi banyak orang, menulis juga sebagai sarana untuk mengingatkan diri sendiri.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Thursday, May 30, 2019 - 14:00
Kategori Rubrik: