Menjadi Indonesia Seutuhnya dan Menjadi Umat Tuhan yang Sebenarnya

ilustrasi

Oleh : Rudi S Kamri

Saya tidak tahu apakah saya sudah menjadi umat Tuhan yang baik. Tapi setidaknya saya sedang berusaha menjadi manusia Indonesia seutuhnya yang terus berusaha tetap amanah di jalan Tuhan.

Bagi saya salah satu cara memuliakan Tuhan adalah dengan selalu memuliakan ciptaan Tuhan, manusia dan seisi alam semesta. Dan menghormati keberagaman manusia ciptaan Allah SWT adalah salah satu cara saya runduk kepada kehendak Tuhan. Karena saya sangat meyakini penciptaan keberagaman mahluk Tuhan yang penuh aneka warna adalah cara Tuhan untuk menunjukkan betapa kuatnya kekuasaan Tuhan atas segalanya. Sekaligus ujian bagi kita untuk menyikapi kehendak Allah dengan bijak dan penuh kerendahan hati.

Agama menurut saya adalah tuntunan bagi saya untuk menjadi mahluk Tuhan yang lebih baik. Jadi sangat tidak mungkin bagi saya menjalani kehidupan spiritualitas saya dengan cara menghinakan dan melawan kehendak Tuhan. Menjadi umat beragama yang baik menurut saya adalah dengan cara memuliakan apapun kehendak Tuhan termasuk menerima dengan ikhlas keberagaman agama yang Tuhan ciptakan untuk menjadikan dunia ini semakin indah dan penuh aneka warna.

Tulisan ini untuk menjawab berbagai cacian dan pertanyaan yang membanjiri inbox saya yang mempertanyakan kualitas keislaman saya karena dianggap menghina seorang yang mereka sebut sebagai ulama. Saya harus akui, saya memang merasa belum menjadi umat Islam yang baik. Tapi setidaknya saya sedang berjuang menjadi manusia yang baik dengan cara berusaha keras untuk menghormati manusia lain.

Salah satu keyakinan saya adalah memuliakan dan menunjukkan kebenaran agama kita tidak harus dengan cara menjelekkan agama lain. Banyak cara yang lebih beradab dan lebih bijak untuk melakukan hal itu. Dan bagi saya yang telah tertakdir menjadi orang Indonesia, saya akan berusaha keras untuk menjadi manusia Indonesia seutuhnya yang menghormati keberagaman dan kebhinekaan Indonesia. Menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia adalah cara saya runduk dan takzim atas kehendak Tuhan atas Indonesia.

Jadi siapapun yang melakukan ujaran atau tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia akan saya LAWAN dengan KERAS. Siapapun dia. Apakah dia Jenderal, pendakwah agama, akademisi atau siapapun. Apakah dia Somad, Simad, Samid atau lainnya yang ada indikasi merusak keberagaman Indonesia akan tetap saya lawan. Dan inilah jihad saya sebagai mahluk Tuhan yang telah tertakdir menjadi manusia Indonesia.

Lalu, apakah dengan itu lantas saya menjadi umat Islam yang baik ? Entahlah. Tapi satu hal yang teguh saya yakini, dalam ajaran agama Islam tidak ada satupun yang mengajarkan untuk menebarkan kebencian dan menghinakan agama dan keyakinan orang lain. Spirit Islam yang "Rahmatan Lil Alamin" saya terjemahkan dengan cara dengan selalu berusaha menebarkan kasih sayang kepada siapapun dan merawat keberagaman Indonesia dengan cara apapun.

Apakah apa yang saya lakukan Islami ?
Saya tidak tahu. Saya hanya sedang melakoni kehidupan kemanusiaan saya dengan tenang, damai dan tetap runduk kepada kehendak Ilahi.

Dan menjaga keindonesiaan saya adalah cara saya untuk menjadi mahluk Tuhan. Tidak lebih.

Mudah-mudahan ini menjawab berbagai pertanyaan dan cercaan Anda. Kalau Anda tidak puas dengan jawaban saya, tidak masalah, karena saya tidak akan mungkin mampu memuaskan semua orang dalam menyikapi masalah yang sama.

Salam SATU Indonesia

Sumber : Status Facebook Rudi S Kamri

Wednesday, August 21, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: