Menimbang Kaltim Sebagai Ibu Kota

ilustrasi

Oleh : Munawar Khalil

Dari segi infrastruktur Kaltim memang paling lengkap diantara 4 provinsi lain di Kalimantan untuk menjadi ibu kota pemerintahan, terutama bandar udaranya yang sudah bertaraf internasional, dan berada di pinggir laut.

Namun terakhir pasca menipisnya kandungan sumber daya alam dan menurunnya harga komoditas batu bara, Kaltim memang terlihat stagnan dari sisi pembangunan infrastrukturnya, termasuk jalan-jalan penunjang yang menjadi penyangga.

Dulu, ketika kayu, minyak, dan batu bara sedang menempati masa keemasannya, Kaltim adalah tujuan wisata masyarakat 2 provinsi lain di Kalimantan yaitu Kalteng dan Kalsel karena tidak menyeberang laut (hanya selat) dan terkoneksi via jalur darat disebabkan jalan-jalannya sangat mulus. Bahkan ada anggapan Kaltim adalah Jawa-nya Kalimantan. Sekarang sudah tidak lagi.

Beberapa gubernur yang memimpin provinsi ini, seperti layaknya juga 4 provinsi lain memang sangat bergantung dari sumber daya alam yang melimpah. Tapi ketika sumber daya alam tersebut menipis atau habis mereka hampir tidak menyiapkan sumber daya lain yang bersifat tumbuh atau tidak bisa habis.

Suatu waktu ada opini dari orang-orang tua kita di sini yang mengatakan jika sumber daya alam yang berada di permukaan telah habis (kayu log), maka eksplorasi akan beralih ke bawahnya yaitu minyak dan batu bara. Tapi jika yang di bawah juga habis, apalagi yang akan kita eksplorasi?

Opini dan prediksi itu sudah mulai terbukti saat ini. Lalu apa yang bisa diperbuat selain menyiapkan sumber daya manusia dan industri kreatif lainnya?

Jika kedua variabel di atas tidak bisa atau minimal berproses, maka pemindahan ibu kota pemerintahan ke Kaltim mungkin juga adalah bagian dari solusi yang bisa menjawab tantangan kemajuan Kalimantan, karena 4 provinsi lain yang berdekatan secara tidak langsung juga tentu akan ikut kecipratan dari akselerasi yang dikerjakan oleh pemerintah pusat untuk membangun pusat pemerintahan.

Karena pilihan sudah jelas mengerucut di kedua provinsi yaitu Kalteng dan Kaltim, maka tidak ada kata lain kita mendukung keduanya dengan langkah positif. Jadi, masyarakat Kalimantan, bersiaplah

Sumber : Status Facebook Munawar Khalil

Thursday, May 9, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: