Menilai Pencabutan Subsidi BBM

Ilustrasi

Oleh : Awan Kurniawan

Pada era SBY, subsidi BBM cukup besar tapi kurang sasaran. Terjadi disparitas harga luar biasa untuk daerah pedalaman. Untuk Papua misalnya harga bisa mencapai 60 - 100 ribu kala itu.

Anggaran subsidi dalam jumlah besar itu seharusnya sebagian bisa digunakan untuk kegiatan yang produktif misalnya pembangunan infrastruktur.

Saat Joko Widodo memerintah, subsidi dipangkas 70% lebih selama tiga tahun pertama. Kelebihannya, dana itu dapat dipakai untuk membiayai infrastruktur.

Kebijakan pencabutan Subsidi BBM sama dengan memindahkan beban subsidi ke Pertamina. Cukup memberatkan memang bagi pertamina mengingat Pertamina juga harus memikul beban menjaga stabilitas BBM satu harga untuk daerah terluar , terpinggirkan dan terdalam Indonesia.

Tapi kebijakan menjaga satu harga untuk BBM di seluruh Indonesia memang efektif menekan harga di daerah terpencil. Silahkan nilai sendiri

Sumber : Status Facebook Awan Kurniawan
 
 
Sunday, May 20, 2018 - 14:00
Kategori Rubrik: