Mengobati Tekanan Batin

ilustrasi

Oleh : Mamang Haerudin

Untuk mengobati batin yang tertekan memang tidak mudah, diperlukan waktu dan proses yang berkelanjutan. Obatnya bukan lagi obat yang ada di apotik, dalam arti obat medis maupun herbal. Tekanan batin lebih pada ranah psikologis seseorang. Di sinilah perlunya suport dari orang-orang terdekat agar kondisi batinnya tidak semakin memburuk. Wawasan dan pemikirannya tentang kehidupan yang hakiki ini sedikit demi sedikit mesti dibuka. Sebab orang yang batinnya tertekan, ia tidak memahami makna dan tujuan hidup. Jangankan itu, memahami dirinya saja juga kebingungan.

Tetapi yang jelas, apapun itu, orang yang batinnya tertekan dan sakit, ia sedang hidup dalam bayang-bayang orang lain. Pikirannya terbelenggu oleh orang lain, entah karena gengsi, kesal, dendam dan problem lainnya. Batin yang tertekan bisa menimpa siapa saja, tak pandang apakah ia banyak atau sedikit harta, berpendidikan atau tidak, punya jabatan prestisius atau tidak dan seterusnya. Oleh karena itu, bagi siapapun yang sedang tertekan batin, tetaplah tenang, jangan panik. Mulailah menyadari bahwa kita ini banyak khilaf, maka segera meminta pertolongan kepada Allah. Kualitas dan kuantitas ibadahnya diperbaiki dan ditingkatkan. Mulailah bersedekah. Mulailah membaca Al-Qur'an dan buku-buku yang inspiratif. Pergilah ke toko buku, ke Pesantren dan dunia-dunia luar yang masih jarang terjamah orang.

Hiduplah dengan sederhana, tak peduli sedang dalam banyak atau sedikit harta. Mulailah juga mengurangi waktu untuk berfoya-foya, bercanda ria yang tidak keruan, atau kopdar-kopdar yang kelewat mahal ala sosialita. Inilah saatnya kita mengubah makna dan cara hidup. Kita manfaatkan kesempatan dan sisa usia ini dengan sebaik mungkin. Sudah tidak perlu risih dan tengok kanan-kiri karena kejahilan orang lain. Perbanyak zikir malam dan bermunajat kepada Allah. Serahkan semuanya kepada Allah. Allah lebih dari tahu apa yang kita butuhkan. Mulailah bersilaturahim kepada guru, saudara, sahabat dan lainnya, terutama kepada orang-orang yang pernah kita jahati.

Insya Allah dengan begitu, kita akan dibukakan jalan kemudahan oleh Allah. Sehingga yang tadinya gelap menjadi terang. Jalan yang tadinya tertutup menjadi terbuka. Pikiran yang tadinya kalut, berangsur jernih. Kita pun semakin merasa butuh dengan Allah. Semakin istikamah beribadah dan berbuat baik kepada orang banyak. Di situlah kita akan menemukan hakikat kehidupan. Hidup yang sudah tidak terbelenggu oleh kejahatan orang lain dan godaan gemerlap dunia. Mari kita doakan, siapapun yang sedang mengalami tekanan batin, sampai kemudian Allah beri jalan kemudahan dan yang bersangkutan bisa kembali bangkit!

Sumber : Status Facebook Mamang Haerudin

Monday, February 24, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: