Menghina Tampang Boyolali, Prabowo Minta Maaf

Oleh : Winston Zippi J

Permintaan maaf terkait insiden penghinaan 'Tampang Boyolali' akhirnya disampaikan langsung dari mulut Prabowo Subiyanto melalui sebuah video yang di-posting oleh Koordinator Jubir Timsesnya, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa malam, 6 Oktober 2018.

Dalam video yang dibuat seakan-akan sedang mengobrol santai tersebut, Prabowo tampak mengenakan kemeja cokelat.

"Jadi, dan ya. Tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif. Tapi kalau ada yang merasa tersinggung, ya Saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu," kata Prabowo lirih.

"Dan maksudnya bukan menghina, justru empati. Jadi kalau saya bicara tampang, tampang di Boyolali, Tampang Boyolali, kalau di Brebes TampangBrebes. Itu kan selorohnya dalam arti empati saya, solidaritas saya dengan orang disitu," ujar Prabowo berdalih.

Ia mengaku 'Tampang Boyolali' merupakan Candaan semata karena dia berpidato cukup lama.

"Itu kan, ya cara saya kalau bicara itu familiar, dari... Ya mungkin itu istilah bahasa-bahasa sebagai seorang teman.

Jadi ya... audiens waktu itu juga nggak terlalu besar, mungkin paling hanya 400-500 orang, kader dari partai-partai koalisi kita di peresmian kantor pemenangan.

Ya jadi saya seloroh saja dan itu kira-kira sambutan saya kan satu jam, mungkin 40 menit lebih, soal 'Tampang Boyolali' itu mungkin hanya 2 menit itu," papar Prabowo terbata-bata.

Prabowo menuturkan jika masih ada pihak-pihak yang tidak terima dengan pernyataan 'tampang Boyolali'-nya itu, ia siap Berdialog.

"Dan saya siap kalau mungkin diminta dialog langsung atau apa, nggak ada masalah. Kita baik-baik saja, kita bicara ini demokrasi kan, demokrasi kan harus dinamis, Kalau demokrasi ideologis," ucap Prabowo tidak jelas.

Diduga kesiapan berdialog mantan Danjen Kopassus itu karena dirinya telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri akibat melontarkan pernyataan brutal yang mengaitkan tarif Hotel Mewah di Jakarta dengan tampang Boyolali.

"Kalian kalau masuk hotel mungkin kalian diusir karena tampang kalian bukan tampang orang kaya, tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali ini," ujar Prabowo berapi-api di hadapan pendukung fanatisnya saat itu.

Akibat insiden Penghinaan Tampang Boyolali tersebut, Prabowo juga sempat didemo ribuan masyarakat Boyolali pada hari Minggu, 4 November 2018 lalu.

Namun, usai demo tersebut, masyarakat Boyolali justru malah diterpa fitnah baru yang disebarkan para pendukung fanatik Prabowo secara terstruktur, sistematis dan masif.

Dalam isu terkini yang beredar, Boyolali disebut-sebut oleh mereka sebagai Sarang PKI.

Seorang mantan jenderal bintang tiga bahkan sempat kedapatan ikut-ikutan menyebarkan fitnah tersebut.

Postingannya di Facebook itu telah dibagikan ribuan kali oleh para pendukung fanatis Prabowo yang entah kenapa, secara Goblok berjamaah dengan Riang Gembira Bersama menelan bulat-bulat isu PKI tersebut.

Prabowo hingga kini belum berkomentar sedikitpun terkait isu PKI yang disebarkan secara masif oleh para pendukungnya ini.

sumber:
https://news.detik.com/…/prabowo-minta-maaf-soal-tampang-bo…

 
Sumber: facbook Winston Zippi
Wednesday, November 7, 2018 - 19:45
Kategori Rubrik: