Mengenal Gubernur Indonesia

ilustrasi

Oleh : Firzie Harahap

Sebenernya Pak Anies cuma perlu set up satu lagi missing puzzle di transportasi massal Jakarta: jalur trem/S-Bahn..

Tapi yah individu inkompeten begini pastinya bisanya cuma bikin yg relatif gampang2 aja (revitalisasi angkot dengan sistem "JakLingko" dan bikin jalur sepeda yg sangat2 maksa).
Dari 13 koridor TransJakarta yg ada (plus cabang2nya), nggak semuanya cocok dibikin BRT. Contohnya koridor 5 Kp Melayu - Ancol.

Itu kan jalur yg waktu jaman Belanda merupakan jalur trem dan baru dimatikan sekitar awal tahun 60-an oleh Bung Karno.
Padahal sangat disayangkan dimatikan, karena jalur KRL peninggalan Belanda aja setelah direvitalisasi Jonan mampu mengangkut up to 1,1 jt penumpang per hari.

Trem bisa mengangkut up to 500 penumpang sekali jalan. Bandingkan dengan armada busway gandeng yg palingan cuma bisa angkut 130 penumpang.

IMHO, area metropolitan sebesar Jabodetabekser dengan jumlah penduduk 28 juta jiwa itu perlu berbagai moda angkutan yg lebih massal, bukannya malah urusin angkot sekelas Suzuki Carry/Daihatsu GranMax yg kapasitasnya sedikit dan sudah obsolete/kuno lah untuk kota megapolitan sebesar Jakarta.

Kita perlu berbagai moda transportasi massal (MRT, kereta commuter, LRT, monorel, trem) yg kemudian disupport (di-feed) oleh BRT dan bus reguler. Bus regulernya pun harusnya diperbanyak yg berbentuk bus tingkat double decker di jalur2 padat. Hanya saja, integrasinya harus diperbaiki secara massif.

Bukan kayak sekarang dimana kita masih sulit berpindah2 moda karena akses perpindahan antar moda yg masih sulit, ditambah lagi dengan penggunaan kartu2 bayar yg berbeda2.

Memang kartu bank bisa digunakan. Tapi jujur aja, chip yg terdapat di kartu2 elektronik bank itu kebanyakan chip yg murahan. Yang bagus itu chip di kartu multi trip KRL dan kartu multi trip MRT. Kalo di jam sibuk, bisa sangat cepat chip-nya dibaca oleh sensor sehingga bisa meminimalkan antrian.

Sumber : Status Facebook Firzie Harahap

Sunday, December 15, 2019 - 17:45
Kategori Rubrik: