Mengelola Bisnis yang Efektif

Ilustrasi

Oleh : Mimi Hilzah

Mengelola bisnis itu ternyata cukup rumit dan melelahkan, tapi bisa dan sangat layak pengorbanannya asalkan menerapkan disiplin dan tetap konsisten di jalur yang ditekuni.

Pengetahuan produk sangat penting, pun bagaimana mengemasnya menjadi produk menarik di mata konsumen. Jadi bukan sekadar enak dan memilih bahan-bahan pilihan, ya. Dari mata, turun ke mulut lalu tertinggal kesannya di hati.

Selanjutnya membuat sistem kerja yang fleksibel tapi tetap dengan standar yang jelas. Ciptakan suasana kerja yang teratur tapi tetap menyenangkan. Asisten dampingi hingga mahir mengerjakan pekerjaannya, sampai tiba pada rasa suka dan nyaman melakukan pekerjaan tersebut. Sebab melakukan pekerjaan yang disukai itu akan memberi peluang keberhasilan yang lebih besar. Dan hasil yang lebih baik.

Gunakan metode pemasaran yang paling kalian kuasai. Mengasah kemampuan komunikasi dengan khalayak sangat diperlukan. Bagaimana kalian menyentuh pelanggan lewat cara yang berbeda tapi menarik, belajarlah pada mereka yang sudah sukses memasarkan produk dan brandnya.

Jangan lupa evaluasi. Sadar diri bahwa apa yang dicapai belum tentu sudah sempurna. Kritik dan saran dari pelanggan jadikan bahan perbaikan sepanjang waktu. Rawat pelanggan dan layani mereka sebagaimana kalian ingin dilayani saat menjadi pelanggan.

Dan tetapkan target yang nantinya akan naik jumlahnya secara berkala, sebagai cara mengukur keberhasilan bisnis yang kalian kelola. Jangan berhenti belajar, tekun dan bersemangat. Ilmu yang diperoleh sangat boleh dibagikan, tetapi tetap membuka diri untuk menerima ilmu-ilmu baru dari sesama pelaku bisnis. Dan tetap percaya diri dan tekun, kunci dari keseluruhan proses.

Ini pertama kalinya saya bersedia membuat bahan presentasi, jadi isinya sesuai apa yang ada di kepala saya. Bagi kalian yang ndak ikut webinar kemarin, boleh disimpan jika dirasa bermanfaat. Memang karena keterbatasan waktu, tidak semua hal bisa dibahas dengan detail. Tapi kurang lebihnya ya, hal-hal di atas yang menjadi kepedulian saya dalam mengelola dapur Mimilicious.

Sebenarnya saya adalah orang yang tidak suka dengan hal-hal yang berbau aturan, lebih suka kalau ketemu ide langsung eksekusi, kalau ndak mood ya jangan dikerjakan. Tapi seiring waktu saya belajar, sebagai pemimpin walau untuk ukuran dapur kecil dan sederhana, saya harus punya standar dan aturan yang jelas, saya harus kosisten tidak mengkhianati proses. Bahkan untuk diri sendiri. Standar dan aturan itu akan sangat menolong bisnis yang saya kelola tetap berjalan di jalur yang benar, hasil yang diperoleh adalah ukuran saya menilai apakah bisnis ini bertumbuh dengan sehat atau tidak.

Di luar semua ini, saya juga masih seorang murid yang terus bercermin dan belajar dari mereka yang mengelola bisnis baik skala kecil maupun besar. Apalagi ilmu pemasaran yang ternyata sangat luas dan memberi ruang yang sangat besar untuk kita mencoba macam-macam gaya pemasaran yang lebih fleksibel dan unik. Terlebih menghadapi pelanggan yang datang dari beragam karakter dan latar belakang, sebagai penjual suka atau tidak suka, kita wajib menguasai kemampuan berkomunikasi yang baik. Bagaimana kalian mau diperlakukan, begitu lakukan kepada pelanggan kalian.

Seperti yang kalian tahu, story telling adalah jalan ninja saya. Tapi apapun metode yang kalian gunakan, mencintai pekerjaan yang kalian kerjakan adalah ruh dari semuanya. Untuk sesuatu yang kalian cintai maka semua pengorbanan akan terasa layak, dan kalian akan sudi memberikan yang terbaik dari diri kalian meskipun harus melewati rintangan-rintangan yang tidak mudah.

Sumber : Status Facebook Mimi Hilzah

Saturday, August 29, 2020 - 20:15
Kategori Rubrik: