Mengapa Relawan Bara-JP Mendukung Ahok-Djarot?

Oleh: Birgaldo Sinaga
 

Banyak yang bertanya tanya, BaraJP memilih siapa dalam kontestasi pilkada DKI? Sejatinya BaraJP adalah pendukung militan Ahok sejak Jokowi mencalonkan diri menjadi Capres. Jokowi Ahok adalah satu kesatuan. Sejiwa, senafas, sepikiran dan tindakan dalam membangun Jakarta.

Keberpihakan itu dibuktikan BaraJP saat Ahok akan diganggu oleh salah satu ormas yang ingin menghentikan pelantikannya sebagai gubernur November 2014, BaraJP membentuk FPA Front Pembela Ahok untuk melawan ormas itu.

Setelah Ahok dilantik, muncul rencana DPRD yang mau melengserkan Ahok karena Ahok melawan permainan busuk anggota DPRD dalam penyusunan anggaran. Anggaran mau dibegal oleh pemain yang selama ini bebas lenggang kangkung menggarong uang pajak rakyat DKI itu. Ahok melawan. Melawan tanpa rasa takut. Sendirian.

Sejak awal tahun 2015, hampir setiap minggu FPA turun ke jalan di Bundaran HI mendukung Ahok melawan begal anggaran APBD.

Hampir tiga bulan FPA turun meminta petisi tanda tangan publik Jakarta atas rencana pansus DPRD DKI mau melengserkan Ahok. Publik antusias mendukung Ahok melawan begal APBD. Publik mendukung e-budgeting sebagai sistem baru meminimalisir kongkalingkong anggaran.

Memasuki pendaftaran kandidat pilkada DKI yang sarat dinamika, BaraJP sebagai bagian kelompok masyarakat sipil yang mendorong perubahan melihat Ahok Djarot patut diberikan kepercayaan menyelesaikan tugas dan kerjanya yang belum selesai.

Hari Sabtu lalu, 1 Oktober 2016, di pelataran Taman Ismail Marzuki, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) mendeklarasikan lahirnya organ relawan pemenangan Ahok Djarot.

Organ relawan Ahok Djarot itu yaitu Forum Pendukung Ahok (FPA, metamorfosis dari Front Pembela Ahok) Barisan Relawan Basuki Djarot (BARA BADJA) dan Srikandi Basuki Djarot.

BaraJP sebagai organ relawan pendukung Jokowi memiliki hubungan emosional yang kuat dalam mengawal pemerintahan Ahok Djarot sukses sampai 2017. Hubungan dalam gagasan, ide, nilai dan pikiran membangun Jakarta Baru Untuk Rakyat sejak Ahok Djarot dilantik pertengahan November 2015.

Rakyat Jakarta dan Indonesia telah melihat dan merasakan perubahan hebat selama kepemimpinan Ahok Djarot. FPA, Bara Badja dan Srikandi Badja mendengar suara suara kepuasan rakyat Jakarta. Mendengarkan harapan harapan rakyat Jakarta atas kotanya agar dilanjutkan oleh Ahok Djarot.

Perubahan Jakarta luarbiasa cepat, baik perubahan mental aparat birokrasi dalam melayani kepentingan publik juga penyediaan fasilitas fasilitas publik. Kerja keras dan cerdas dalam menata kota menjadi bersih, nyaman dan tertib.

Misalnya Tanah Abang yang dikenal macet, semrawut sejak jaman ORBa, kini tertib dan nyaman arus lalu lintasnya. Bersih dan aman dari preman lapak yang menguasai jalan umum milik publik.

Siapa yang berani menyentuh Tanah Abang sejak jaman Belanda? Hanya Jokowi Ahok yang berani. Kecuali kalo yang jawab Anies Baswedan, mungkin jawabannya Fauzi Bowo. Gak percaya? Kata Anies sungai bersih di seluruh Jakarta saja bersih itu karena Fauzi Bowo lho. Padahal kata mbah Google karena Ahok.

Kita tahu perubahan itu sedang berlangsung dan terus bergerak maju. Kita juga tahu perubahan itu memerlukan waktu agar perubahan itu menuju sempurna.

Kemarin Presiden Jokowi dan Ahok melihat perkembangan terowongan MRT Bundaran HI Lebak Bulus. Sudah 5 kilometer terowongan itu dibangun. Perkembangannya begitu pesat dan menggembirakan. Tahun 2019 proyek MRT tahap pertama ini akan selesai.

Relawan meyakini rakyat Jakarta tidak ingin perubahan Jakarta Baru ini berhenti atau berganti. Kelanjutan perubahan Jakarta Baru itu hanya bisa dilanjutkan dengan pemimpin yang satu visi dan satu misi dengan pemerintahan pusat, Kabinet Kerja Jokowi.

Sinergis pemerintah pusat dan Pemprov DKI sebuah syarat mutlak. Sulit jika gubernur dengan kewenangan otonomi daerahnya buat arah kebijakan ke Utara lalu pemerintah pusat buat kebijakan ke Selatan. Saling memunggungi. Amburadul jadinya. Rakyat yang merugi.

Relawan FPA, Bara Badja dan Srikandi Badja siap berjuang memenangkan Ahok Djarot. Memenangkan Ahok Djarot berarti memenangkan harapan warga Ibukota untuk memiliki kota yang memanusiakan manusia Jakarta. Memanusiakan manusia untuk hidup lebih beradab, bermartabat, berkeadilan, sejahtera dan maju.

Relawan percaya Ahok Djarot itu anugerah. Anugerah untuk mewujudkan mimpi rakyat Jakarta agar kota kita ini bisa sejajar dengan kota besar lainnya di dunia seperti New York, London, Tokyo, Paris, Singapore dlsb.

Mungkinkah itu terjadi? Yess absolutely....yang penting kamu, saya dan kita semua mau berjuang untuk memastikan Jakarta Baru dipimpin Ahok Djarot lagi. Ayukkkkk...

Salam Perubahan !! Membara!!

(Sumber: Status Facebook Birgaldo Sinaga/
Ketua Forum Pendukung Ahok)

 

 

Monday, October 3, 2016 - 11:15
Kategori Rubrik: