Mengapa Menteri Agama dari TNI

ilustrasi

Oleh : Shuniyya Ruhama

- Pertanyaan dari salah satu Ketua Muslimat NU di Sumatera :

Bu, saya kok belum bisa mencerna bagaimana penjelasan Mentri Agama dari TNI ?

- Jawaban Shuniyya Ruhama :

Kalau kita amati kejadian selama ini, Departemen Agama merupakan salah satu instansi terkorup di negeri ini. Dana haji dan dana cetak Quran saja dikorup. Gak tahu bagian lainnya gimana.

Juga kurikulum pendidikan agama sudah mulai kemasukan ajaran aneh yang bertentangan dengan akidah kita dan Pancasila.

Jadi butuh "office boy" spesial buat sapu-sapu bersih dari kondisi seperti ini.

Dan jangan lupa, saat ini label halal tidak lagi di MUI tapi di Menag.

Lucunya, MUI menolak diaudit padahal pemasukan ini total nilai triliyunan. Dan kalaupun sudah daftar tiap 2 tahun harus diperbaharui lagi, untuk perpanjangan.

Kalau menterinya sipil, MUI kemungkinan akan jumawa. Mengingat lumbungnya dipindahkan.

Kalau berhadapan dengan militer akan cenderung tiarap. Minimal tidak berani head to head tabrakan.

Karena itu, di saat sebagian warga NU terkejut "merasa ditinggal" oleh Presiden sebab jabatan Menag biasa dipegang oleh NU sejak reformasi maka momen ini dipakai sebagai ajang provokasi bahwa NU dikadali.

Sayangnya sebagian dari kita ikut-ikutan terpengaruh. Padahal pekerjaan kita masih banyak. Kita doakan saja semua bisa menjadi yang terbaik.

Dalam menentukan kedudukan menteri, tentu Presiden juga sudah membicarakan hal ini dengan Wakil Presiden. Pandanglah beliau, sebagai orangtua sekaligus panutan kita.

Insyaallah akan menjadi indah pada waktunya.

Sumber : Status Facebook Shuniyya Ruhama

Friday, October 25, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: