Mengapa E KTP Indonesia Belum Bisa Jadi Kartu Sakti

ilustrasi

Oleh :Munifah

Ketika e-KTP terintegrasi dengan kartu sehat, STNK, SIM, kartu kredit dll

Konsumen:"Saya mau pesan pizza, Mbak."

Operator:"Boleh minta Nomor KTP anda?"

Konsumen: "6102049998-45-54610"

Operator: "Oke Pak Ujang, dari database kami, Bapak tinggal di Jl. Merpati No 6, Tlp Rumah 021829256378, Tlp Kantor 021666535872673, dan nomor HP 0818763784022."

Konsumen: "Betul Mbak...Apa saya bisa pesan Seafood Pizza?"

Operator:"Menurut kami, itu bukan ide yang bagus Pak. Dari track medical record Bapak, Bapak punya tekanan darah tinggi dan kolestrol yang berlebihan. Mungkin saat ini Bapak bisa memesan Low Fat Hokkien Mee Pizza."

Konsumen: "Dari mana anda tahu kalo saya bakal suka itu?"

Operator: "Hm...minggu lalu Bapak baru pinjam buku dengan judul "Popular Hokkien Dishes" di Perpustakaan Nasional."

Konsumen:"Oke terserah...sekalian saya pesan paket keluarga, jadi berapa semuanya?
"

Operator:"Total semua Rp. 290.000,-"

Konsumen: "Boleh saya bayar dengan Credit Card?"

Operator:"Bapak harus bayar cash, kartu kredit Bapak tampaknya sudah over limit dan Bapak masih punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000,- sejak bulan Juni tahun lalu, itu belum termasuk denda tunggakan kredit mobil Bapak."

Konsumen: "Ya sudah kalo begitu, saya ke ATM dulu ambil uang sebelum tukang antar pizza datang."

Operator: "Dari data Bapak, sepertinya itu juga nggak bisa Pak. Record Bapak menunjukkan bahwa batas penarikan uang di ATM Bapak sudah habis untuk hari ini."

Konsumen: "Busyet...! Sudahlah anterin aja pizzanya ke sini, saya akan bayar cash disini, dan berapa lama pizza diantar sampai ke rumah?"

Operator: "Sekitar 45 menit Pak karena jalanan tampaknya sedang padat. Tapi kalo Bapak tidak mau menunggu, Bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek butut Bapak."

Konsumen: "Waduuuuuh kurang ajar si Mbak menghina!"

Operator: "Di data terlihat Bapak memiliki motor bebek tahun 1995 dengan Nomor Polisi B-217-AN. Betul kan, Pak?"

Konsumen: "Sialan...nggak sopan loe buka-buka record gw, kamu blom pernah ngerasain ditonjok ya?"

Operator: "Oh hati-hati dan jaga ucapan Bapak. Apa Bapak lupa pada 15 Mei 2010 Bapak pernah di bui 3 bulan karena mengucapkan kata-kata kotor pada polisi?"

Konsumen: "Bujug buneng nih manusia satu!"

Operator: " Ada yang lain Pak?", oh ya pak....Bapak kemaren di luar kota ada urusan dengan KUA ya, karena di data Bapak sudah tercatat di 3 KUA, apakah ibu di rumah sudah tau ?

Konsumen: "Kaga ada. Batalin aja pesanan gw...!!!" Dan awassss jangan bilang istri gua yang terakhir ya....

Satu Kartu Untuk Semua Masalah Pribadi Anda.

Sumber : Status Facebook Munifah

Thursday, March 21, 2019 - 09:00
Kategori Rubrik: