Mengaku Tak Kuat Asap, Wakil Ketua DPRD Riau Nyatakan Mau Keluar dari NKRI

Noviwaldyjurman

PEKANBARU (RI) -- Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman melalui akun facebooknya menuliskan tentang keinginannya untuk keluar dari NKRI. Dalam status tersebut, ia menulis "Pak Ketua Umum YTH..Bp Susilo-Bambang Yudhoyono Sby,..Ijin saya ikut mendekarasikan keluar dari NKRI Pak..kami sudah tak tahan lagi…"

Status tersebut merupakan yang keduakalinya, setelah beberapa waktu lalu menyampaikan hal yang sama, dan juga dikarenakan kekecewaan terhadap pusat atas lambannya penanggulangan bencana asap. Saat dikonfirmasi hal ini, pria yang akrab disapa Dedet ini membenarkan statusnya tersebut, menurutnya, saat ini pemerintah tak sanggup lagi melindungi masyarakat Riau. Padahal itu merupakan tugas presiden. “Kalau nggak sanggup, ya sudah, lempar handuk, serahkan pada kami,” ujar Dedet.

Ditambahkan Dedet, komentar tersebut menurutnya adalah sebagai dirinya pribadi, bukan membawa lembaga, dikatakannya dirinya sangat kecewa berat dengan penanggulangan asap yang begitu lama. Karena itu, ia berharap pemerintah pusat segera mempertimbangkan untuk melepaskan Riau, agar Riau bisa mengelola sendiri daerah dan bencana yang dialami.

“Saya juga mendukung dan mengimbau masyarakat untuk menaikkan bendera setengah tiang atas bencana asap ini. Tidak hanya warga Riau, saya juga akan berkoordinasi dengan kawan-kawan di daerah lain untuk menaikkan bendera setengah tiang,” imbuh politisi Demokrat ini.

Menurut Dedet, persoalan asap yang tak bisa ditangani oleh pusat tidak hanya di Riau, tapi juga disejumlah provinsi lainnya. Karena itu, di status facebook tersebut secara pribadi ia meminta izin kepada SBY, yang merupakan pucuk pimpinan di Partai Demokrat, untuk mendeklarasikan diri ikut keluar dari NKRI. Pasalnya dulu SBY pernah meminta komitmen para kader Demokrat untuk komitmen terhadap NKRI.

“Makanya saya minta izin kepada Pak SBY untuk keluar dari NKRI, dari pada kami mati pelan-pelan, dan generasi kami tak sekolah dan menjadi bodoh, karena partikel-partikel asap tersebut,” tuturnya. (Tribunnews)

Friday, October 23, 2015 - 21:45