Mendengar Perintah Tapi Gagal Memahami Petunjuk

ilustrasi

Oleh : Uju Zubaedi

Peranan dan aksi2 yg digadang2 dan sangat dibanggakan oleh kaum efpei dkk itu "memberantas kemaksiatan dan kemusyrikan" alias (menurut mereka) "amar makruf nahi munkar". Tidak cukup dg membanggakan diri, tapi berlanjut dg melecehkan dan memojokkan kalangan lain yg tidak sepaham dan tidak menyukai mereka. Lalu merekan mengembangkan narasi : "Hanya 2 jenis manusia yg tidak suka dg efpei yaitu : 1. Penggemar maksiat, 2. Kaum munafiqun".

Sungguh narasi yg berbasis KEBODOHAN berbungkus KESOMBONGAN.

Ekspressi kemunafikan itu bukan dg depensif, mengutuk dan mencela seperti tudingan mereka, melaikan aktif dinamis dg banyak aksi, narasi dan mobilitas, tapi sifatnya ANTAGONIS, OPOSAN, KONTRA PRODKTIF. Allah yg menyatskan demikian, bukan siapa2.

ٱلۡمُنَٰفِقُونَ وَٱلۡمُنَٰفِقَٰتُ بَعۡضُهُم مِّنۢ بَعۡضٖۚ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡمُنكَرِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَقۡبِضُونَ أَيۡدِيَهُمۡۚ نَسُواْ ٱللَّهَ فَنَسِيَهُمۡۚ إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ
Orang2 munafik laki2 dan perempuan, sebagian mereka adalah bagian dari yg lainnya (sama saja), mereka MENYURUH perilaku MUNGKAR dan MELARANG perilaku MAKRUF dan mereka bergenggam tangan (maunya gratis). Mereka telah melupakan (petunjuk) Allah, maka Allah
pun melupakan mereka. Sesungguhnya orang2 munafik itulah orang2 yang fasik (berperilaku menyimpang). (At Taubah : 67)

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَا تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ قَالُوٓاْ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ
Dan ketika dikatakan kepada mereka : “Janganlah membuat kerusakan di bumi!” Mereka bilang : “Kami semata2 melakukan perbaikan.” (Al Baqarah : 11)

أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡمُفۡسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشۡعُرُونَ

Ingat, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari. (Al Baqarah : 12)

Jelas sekali bahwa kaum munafiqun yg mereka tudingkan kepada orang lain itu, menurut Allah mereka itu kaum yg banyak aksi dan narasi, tapi bersifat antagonis, kontra produktif dan menyimpang.

Dalam kenyataan di lapangan kelompok mana sih yg banyak aksi dan narasi? banyak tingkah dan sesumbar..? Berperilaku menyimpang sehingga bentur sana bentur sini..? Sana mentok sini mentok..?

Mari kita bertanya pada MONAS yg menjulang... 

Allah tidak berhenti pada perintah "amar makruf nahi munkar". Asal perintah terus pur kulupur, terserah kamu bagaimana menjalankan perintahNya, tidak begitu! Tapi Allah menyertai pula dg petunjuk dan arahan yg lengkap, detail, komprehensif, tuntas., taas..! Sebagaimana karakteristik petunjuk Allah yg SEMPURNA.

Bagaimana petunjuk Allah yg komprehensif dan tuntas terkait "SOP" AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR, yg menelanjangi semua kepalsuan kaum munafiqun - fasiqun..?

Insyaallah besok2 kita lanjut membahasnya..

Sumber : Status Facebook Uju Zubaedi

Monday, December 2, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: