Mempertanyakan Penguasaan Tanah 340.000 Ha

ilustrasi

Oleh : Dahayu

Masih soal tanah itu, kalo memang pak Prabowo baik hati, serahkan tanahnya dg sukarela biar digarap rakyat, Pak Jokowi sudah menunjukkan regulasinya, bagaimana rakyat diberi konsesi lahan. Jadi sudah ga ada lagi alasan. Rakyat jg sdh melek karena ini jaman keong gondang sak kenong matane.

Mereka akan tahu kalo sampai konsesi lahan jatuh ke tangan yg bukan haknya, apalagi ke asing. Kecuali rakyat kamprets yg lbh percaya hoax dan ngeyelan.

Jadilah contoh bagi Tuan takur2 lainnya. Bukan rahasia kalo praktik bagi2 tanah ke penggedhe2 ini beneran ada di masa lalu. Dan masih dikuasai hingga kini.

Ini waktunya tobat nasional. Land reform tanpa berdarah darah. Semua kesalahan dimasa lalu itu benar pak, kesalahan kita semua. Kalian serakah, sementara kami membiarkan karena lemah dan bodoh. Mari kita saling memaafkan, dan kembalikan tanahnya untuk rakyat, ajaklah penguasa2 masalalu untuk bersama2 sampeyan mengembalikan yg jadi hak rakyat.

Sumber : Status Facebook Dahayu

Wednesday, February 20, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: