Memilih Jokowi Berarti Mewariskan Sesuatu Yang Lebih Besar Untuk Anak Cucu

Oleh :Rhenald Kasali

Dari segi Ilmu Perubahan, memang sekali dalam seabad suatu bangsa mendapat anugerah pemimpin seperti ini .

Ciri cirinya antara lain :

1 ~ Berpikirnya sangat tidak biasa. Tetapi dia berani. Dia hadapi satu persatu dengan tenang dan tetap santun. Tak ada yang tahu mereka hanya bergantung pada doa ibu yang selalu mendoakannya .

2 ~ Seimbang antara strategi dan eksekusi. Tetapi kekuatannya pada eksekusi .

3 ~ Kalau dibilang dia pencitraan, sebenarnya itu tudingan dari orang-orang yang kehilangan pamor saja karena makin jauh tertinggal . Pemimpin Perubahan bergerak cepat sekali dan sulit dikejar. Makin jauh tertinggal makin ketakutanlah lawan-lawannya .

4 ~ Dia menjelajahi learning curve dengan keberanian dicerca karena memberi ruang untuk memulai yang baru. Segala yang baru itu pasti banyak masalahnya .
Jepang bangun industri otomotif skelas bemo, Korea jualan mobil nasional Timor, Sukoi jual pesawat komersial yang menabrak Gunung Salak saat uji coba.
Terminal 3 Soeta yang dibangun kontrator BUMN kita tersumbat salurannya saat dioperasikan, dan LRT buatan Inka sudah mogok 3 kali dalam satu bulan pertama. Tapi tanpa memberi kesempatan pada anak bangsa maka kita akan tergantung pada impor terus menerus. Dia berani memberi kesempatan dan menerima cercaan .

5 ~ Pemimpin seperti ini tak peduli mau dipilih lagi atau ngga. Baginya kekuasaan bisa hilang anytime. Dan kekuasaaan itu hanya ada kalau dieksekusi .

6 ~ Dia akan menghadapi orang orang yang tak mau berubah, dimusuhi mafia dan kaum munafik dan pihak pihak yang merasa kehilangan kesempatan .

7 ~ Hidupnya berada dalam ancaman, tapi dia jalan terus .
Abraham Lincoln yang menghapuskan perbudakan mati ditembak, Gandhi dan Luther King mati dibunuh, Lino diturunkan dari Pelindo, dll. Tetapi mereka seakan tak peduli karena iman mereka setebal baja tahan api .

8 ~ Mereka dihina, difitnah dan dipersulit. Tetapi Tuhan selalu membukakan jalan saat saat semua orang kehilangan asa .

Tokoh tokoh besar semua menghadapi dilema yang sama. Mereka semua belajar dari teladan umat manusia, yaitu nabi nabi besar yang menghadapi dilema yang sama saat memperkenalkan kebaikan dan keberadaan Tuhan pada manusia yang menganggap Dia hanyalah " Fiksi ".
Nabi saja tak diakui di tanah kelahirannya, disalibkan, ditombak, dipaksa hijrah, diludahi dan dihina .

Awas hati hati . . . . . 

Memilih #JokowiLagi berarti anda ingin mewariskan sesuatu yang lebih besar kepada anak cucu kesayangan anda .

#JokowiLagi 
#IndonesiaMaju

Sumber : facebook Muhanto Hatta

Thursday, September 27, 2018 - 05:30
Kategori Rubrik: