Membesarkan Isu Rasis

ilustrasi

Oleh : Nurul Indra

Sebetulnya, apa sih untungnya, jika kasus G Floyd dianggap dampak diskriminasi ras? Apakah dengan adanya cap rasis di kasus ini, lantas G Floyd dapat keadilan? Keadilan seperti apa yang diharapkan? Toh hukuman dengan pasal pembunuhan itu lebih berat bukan.

Atau, untuk mengurangi diskriminasi ras? Lucu sih, yang ada malah membentuk kelompok-kelompok fanatik berdasarkan ras. Membuat antar kelompok ras yang berbeda itu saling memusuhi. Memperbesar peluang kebencian dan permusuhan antar kelompok ras.

Menilai sebuah tindak kekerasan didasari rasis atau bukan itu nggak cukup dengan melihat warna kulit pelaku dan korban. Gak cukup dengan melihat angka kejadian rasis di tempat kejadian.

Adanya perbedaan perlakuan dari orang berkulit putih kepada sesama kulit putih dengan kulit hitam pun belum tentu alasannya karena warna kulitnya.

Terus alasan apa? Ada banyak kemungkinan kok, selain karena warna kulit, meskipun dilakukan pada warna kulit berbeda. Bisa jadi asas kebutuhan atau sentimen pribadi yang gak ada hubungannya dengan warna kulit, keluarga, saudara, teman dan sesama warna kulitnya.

Perlakuan sewenang-wenang kulit putih ke kulit hitam dan kulit hitam ke kulit putih itu alasannya tidak selalu rasis, tidak selalu karena warna kulitnya.

Melihat kasus G Floyd dengan kaca mata rasis hanya akan memperbesar masalah, memperluas pihak-pihak lain untuk ikut terlibat, menyulut kebencian dan permusuhan yang lebih besar.

Coba jika masalah G Floyd cukup dipandang sebagai masalah antara polisi yang menangkap Floyd dengan Floyd itu sendiri. Masalahnya jadi sederhana. Para polisi yang terlibat dihukum dan diadili sesuai kesalahannya. Selesai.

Nggak perlu ada permusuhan antara warga kulit putih dengan warga kulit hitam di Amerika. Mereka hidup damai.

Toh memang tidak ada bukti rasis jika dilihat dari rekaman kejadian itu. Tidak ada kata-kata yang melecehkan identitas ras Floyd. Memang ada tindakan berlebihan yang brutal oleh polisi itu.

Bersimpati terhadap Floyd itu bukan berarti harus mendukung untuk menjadikannya kasus rasis. Cukup dengan mengawal proses peradilan pada pelaku seadil-adilnya.

Demo pun bisa dilakukan tanpa bawa isu rasis bukan?

Bahkan, jika kita memang berempati dan peduli pada seluruh manusia berbeda ras, baik kulit hitam maupun kulit putih, bukan hanya ke G Floyd, seharusnya kita tidak menganggap hal ini sebagai isu rasis meski ada unsur rasisnya sekalipun (tapi memang tidak ada buktinya). Demi menghindarkan manusia bermusuhan karena beda ras karena merawat sejarah rasisme.

Jika perlu, hapus saja sejarah dang angka-angka kejadian rasisme. Daripada hanya dijadikan bahan untuk menyuburkan dendam dan stereotype.

https://www.google.com/…/…/news/amp/world-us-canada-52871936

https://www.google.com/…/fakta-fakta-george-floyd-yang-kema…

Sumber : Status Facebook Nurul Indra

Friday, June 5, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: