Membela Agama yang Tak Pernah Dihina

ilustrasi

Oleh : Djati Erna Sahara

Dulu temen2 kantor ku bangga banget bisa ikut demo 212... sekarang mereka takut ngobrolin soal 212 lagi... mungkin mulai mikir dan gak mau terseret dosa sbg pendukung terorist...

Temen2 ku yang sok2an ikut bela al quran itu, baca al quran aja masih belepotan... apalagi paham artinya dan mengetahui hazbabun nuzulnya... NOL BESAR!

Nah sekarang stempel 212 kan sudah mulai miring sbg PERUSUH dan EXECUTOR persekusi main hakim sendiri.... juga TERORIS yang menginginkan negara ini hancur lebur...

Saya sih mau lihat lagi reaksi orang2 itu ketika disuruh jawab survey tentang 212 apakah jawabnya SETUJU DUKUNG 212 atau TIDAK SETUJU atau GAK TAU...

Saya yakin jawabannya GAK TAU!!!

Begitulah manusia2 kardus yang hanya ikut2an arus kemarahan provokator atas nama AGAMA yang sebenarnya gak butuh pembelaan apa2 dalam kondisi aman damai begini....

Agama hanya butuh dibela ketika IBADAH KITA DIHALANGI... !!!

Coba sebutkan di mana dan kapan ibadah kita dihalangi??? YANG ADA MALAH KALIAN MENGHALANG2I IBADAH UMAT BERAGAMA LAIN.... bukan begitu???

Nah... cukupilah kedunguan kalian sampai di sini... dan berhentilah membela agama mu yang sudah menjadi agama paling digemari di seluruh jagad ini.... dan tak satupun orang yg berani menghinanya... apalagi menghalang2in ibadahmu... SHOLAT DIJALAN RAYA PUN KALIAN BEBAS2 SAJA...

Cukup sudah menuduh dan memfitnah seolah2 ada yg sedang menghina agamamu...
Rekayasamu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak...
Sebab kamu mengada ada...
Memfitnah...
Mengajak orang merusak yg telah ditata...
Dan memporak porandakan kedamaian....

Tak perlu mencuplik ucapan almarhum Buya Hamka : "orang yg diam ketika agamanya dihina, maka pakaikan dia kain kafan"

Jangan lupakan nasehat Rasulullah saw, agar kita menyelidiki org FASIQ pembawa berita... agar kita tidak menjadi pembunuh keji atas nama AGAMA...

Sumber : Status Facebook Djati Erna Sahara

Monday, October 7, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: