Membandingkan Penataan Trotoar Sudirman Zaman Ahok dan Anies

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Jadi apa bedanya, desain penataan trotoar Sudirman-Thamrin sejauh 7 km antara zaman Ahok dan gubernur baru Jakarta, sehingga membuat pembangunan trtunda 4 bulan? Demi mengakomodasi keinginan gubernur baru

Sehingga membuat pemerintah pusat ikut kalang kabut karena ini sudah kurang dari 5 bulan ASIAN GAMES??

• Para pemilik gedung diminta merobohkan pagar dan diganti dengan pagar alami atau tumbuhan

(SAMA)

• Desain keramik atau granit yang bercorak

(SAMA, minimal MIRIP lah)

• Lebar trotoar 10-12 m

(SAMA PERSIS)

• Lajur jalan ada 4 plus 1 lajud TransJ

(Nah ini yang beda. Sekarang lajur paling kiri untuk motor)

FYI, diijinkannya motor kembali melintas Thamrin membuat kemacetan bertambah. Ini juga kontraproduktif dengan segera beroperasinya moda transportasi massal, MRT dan integrasinya dengan TransJ dan LRT

• Ada kios2 kecil di sepanjang trotoar untuk mengakomodasi PKL

(SAMA PERSIS, beda bentuk kios saja)

• Akan ada beberapa segmen trotoar untuk sarana ekspresi budaya dan seni warga

(SAMA)

• Dibangun dari kontribusi denda pengembang

(SAMA)

**

Jadi apa yang beda?

Kontraktornya, kali Mar.

Ooo

Mudah2an tidak buru2 sehingga mengorbankan kualitas

4 bulan trbuang sia2 demi desain "baru"

Sekali lagi sungguh pertunjukan inkompetensi

Tak heran Presiden memecatnya

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, March 6, 2018 - 20:00
Kategori Rubrik: