Memahami Logical Fallacy

Oleh : Zen Zulkarnaen

Untuk bisa berdiskusi dengan baik itu setidaknya memahami dan menghindari logical fallacy -kesesatan berpikir-

Ada banyak jenis logical fallacy tapi yang sering dan pengen tak bahas saat ini adalah jenis strawman fallacy dan red herring fallacy

Strawman ato orang-orangan jerami adalah jenis fallacy yang intinya memanipulasi pendapat lawan diskusi sehingga menjadi argumen yg rapuh dan mudah diserang -seperti orang-orangan dari jerami- dan lantas menyerangnya. Jadi strawman ini bukan menyerang argumen lawan diskusi tapi menyerang ilusinya sendiri hasil memanipulasi argumen lawan. Manipulasi argumen lawan ini bisa disengaja untuk kepentingan propaganda politik misalnya ato tidak sengaja karena salah paham atau gagal paham dg argumen lawan

Contoh:
Zen : memahami agama itu tak cukup dengan doktrin tapi perlu pengetahuan dari berbagai perspektif

Albawah: anda jangan meracuni agama dengan pengetahuan yang berdasarkan akal manusia yang terbatas

Albawah sudah melakukan strawman dengan memanipulasi ajakan utk menggunakan ilmu dlm memahami agama sebagai "meracuni agama" sehingga mudah diserang

Contoh lain:
Zen: tidak semua penceramah itu ulama (orang berilmu)
Albawah (bukan alatas lho): jadi yg ulama atau berilmu itu cuman yang bikin Islam Nusantara?

Pertanyaan serangan Albawah itu sudah jatuh pada jenis strawman fallacy

Untuk menghindari terjebak fallacy jenis strawman ini sebaiknya bertanya dulu tentang maksud pendapat lawan diskusi sehingga menghindari salah paham yg berujung pada strawman fallacy

Contoh: apa yg anda maksud dengan perspektif pengetahuan dalam mengkaji agama? Apa bedanya dg pendekatan doktrin?

Fallacy yang kedua adalah jenis red herring.
Red Herring adalah ikan merah yang baunya sangat menyengat sehingga bisa mengalihkan perhatian orang

Jadi Red Herring fallacy adalah mengalihkan topik pembahasan dengan topik yg sesungguhnya tidak terkait dengan yang sedang dibahas. Biasanya red herring keluar dari pihak yang sedang terdesak lantas mengeluarkan opini yg seolah menarik kuat utk dibahas

Contoh:
Zen : dibutuhkan pengetahuan ttg sejarah kodifikasi Al Quran untuk bisa paham historiografi Al Quran

Albawah: Apakah injil itu tidak berubah?

Begitulah, dan paling sial itu jika ketemu jenis orang yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu

Pada yang demikian paling jauh yang bisa kita ambil adalah belajar untuk bersabar**

Sumber : Facebook Zen Zulkarnaen

Thursday, July 14, 2016 - 14:15
Kategori Rubrik: