Meluruskan (lagi-lagi) Fitnah Hutang Negara Sekarang

Oleh : Waljinah

1. Saat Presiden Jokowi dilantik, hutang negara itu udah Rp 2.700 Trilyun warisan pemerintahan sebelumnya.

2. Bunga hutang yg harus dibayarkan pemerintah Jokowi selama tiga tahun termasuk cicilan nya sampe 2017 adalah Rp 700 Trilyun

3. Jadi, JIKA pemerintahan Jokowi TIDAK BERHUTANG-pun dan TIDAK MELAKUKAN APA2, maka posisi hutang negara adalah Rp 2.700T + Rp 700T = Rp 3.400 Trilyun. Jelaaaas kan.....?

4. Per April 2018 total hutang LN telah mencapai Rp 4.180,6 T (termasuk hutang swasta). Ini artinya sampai April 2018, Rezim Jokowi sudah menambah hutang sebanyak Rp 780,6 Trilyun ;

AYOO LANJUTKAN ANALISANYA...
5. Selama 10 Tahun SBY bersama PKS berkuasa, mereka menambah hutang LN sebanyak Rp 1.310,8 Trilyun, tapi tak ada yg ribut. Mengapa? Karena provokator-nya, yaitu partai PKS, turut berada dalam lingkaran api kekuasaan ; hmmmmm....

6. Dengan tambahan hutang Rp 1.310,8T selama 10 tahun bersama PKS, SBY membakar uang Rp 1.300T hanya utk subsidi BBM. Ini artinya, SELAMA 10 TAHUN SBY BERSAMA PKS, NGUTANG HANYA HABIS UNTUK SUBSIDI BBM YANG SEKARANG TINGGAL JADI ASAP ! (sekali lagi) tidak ada yg ribut krn provokatornya : PKS, masih ikut menikmati kue di neraka kekuasaan ;

BANDINGKAN...
7. Dengan tambahan hutang Rp 780,6T yg masih lebih sedikit dari era SBY, Pak Jokowi mampu :
- Tetap memberi subsidi BBM;
- Mampu menciptakan BBM satu harga;
- Mampu membangun MRT, LRT, Kereta Bandara, Jalan Tol Trans Sumatera, Tol Trans Jawa, Highway Trans Papua, Irigasi, PLBN, pembangkit listrik, perumahan, dan banyak lagi;
yang semuanya TIDAK MAMPU DIWUJUDKAN dalam volume besar di era 10 tahun SBY KARENA APBN sudah DICEKIK subsidi BBM (Rp 1.300T) selama 10 tahun akibat POLITIK SALAH dan BANCI : zero enemy, biar nampak adeem tapi mlempem.

8. Jadi jelaslah siapa yg lebih banyak BERHUTANG dan TAK MAMPU MENGUBAH WAJAH INFRASTRUKTUR dan MEWUJUDKAN KEADILAN bagi seluruh rakyat Indonesia ;

9. Dan mereka yg gagal di era 10 tahun SBY itu, kini bertahan hidup dgn cara (tiada lain) gerilya yg hanya berkekuatan FITNAH dan PROVOKASI untuk "membusuki" kerja nyata pemerintahan Jokowi ;

10. Mereka yg gemar FITNAH dan PROVOKASI ini hadir dgn sebutan Kampret, sekampret perbuatannya !
 
Sumber : Facebook Waljinah
Wednesday, August 29, 2018 - 15:15
Kategori Rubrik: