Melihat Manfaat MUI, NU dan Muhammadiyah Bagi Umat Islam

ilustrasi

Oleh : Haitan Rahman

Pemerintah dan Aparat NKRI juga memahami harus tegas, tetapi ada golongan politik tikus kecoa busuk memanfaatkan situasi. Buktinya HTI bisa dibubarkan, dan itu juga tarik ulur dengan golongan politik tikus kecoa busuk. Bahkan mereka berkawan lama dengan HTI. Begitupun dengan kelanjutan ijin FPI. Sama juga tarik ulur.

Golongan politik tikus kecoa busuk ini sangat lihai bermain, makanya pemerintah dan Aparat NKRI juga harus lebih hati-hati juga. Kasus Ahok jadi pelajaran, hasilnya Jakarta tambah amburadul.

Sekarang masyarakat jangan diam, setidaknya golongan politik tikus kecoa busuk itu akan bisa dibongkar pemikiran, biarkan masyarakat menilai juga kepada mereka. Yang dari golongan mereka selalu bawa rakyat, bahkan sampai bawa2 ajaran agama Islam, yang akhirnya kebongkar juga.

Sekarang kita sebagai bagian ummat Islam harus juga membuka perihal MUI, supaya #MUIButa tuli bisa bisa buka mata atas kerusakan ummat Islam akibat dari #Ghuluw #Radikal #Takfiri #ProKhilafah #ProDarulIslam, karena jelas banyak ummat Islam tidak paham jadi rusak terus dibodohi. Disamping dimanfaatkan golongan politik tikus kecoa busuk.

Makanya #BubarkanMUI atau #BereskanMUI, dan kita juga bisa meminta kepada wakil presiden sebagai tokoh MUI, jangan juga pura2 tidak tahu. Apa susahnya bagi beliau?

Di NU dan Muhammadiyyah banyak ulama yang lurus dan baik, bukan seperti ada tokoh MUI malahan mempertontonkan adu ayam dan kadangkan sebarkan hoaks. Katanya Habib bisa menjadi menteri di saudi arabia. Apa saja diobral, apalagi berkaitan dengan sebuah UU, malahan baca saja dia belum. Sampai dilihat luas di TV. Disamping ada tokoh juga teriak revolusi dan khilafah, jelas ini jelas kecoa2 busuk di MUI yang merusak MUI.

Sumber : Status Facebook Haitan Rahman

Sunday, November 22, 2020 - 13:15
Kategori Rubrik: