Melihat Lebih Dalam Razia Warung Makan

Oleh: Aldie Al Kaezzar
 

Razia warung makan di Serang kemarin punya banyak cerita menarik yang sebetulnya masih menyimpan beberapa tanda tanya. Ada ketidakjelasan yang tersirat dan tersurat dalam peristiwa tersebut.

Secara perundangan, penjual memang dalam posisi salah karena melanggar Perda, tapi perlu dilihat juga apakah penindakan sudah sesuai dengan prosedur. Di banyak berita sejak dari tahun 2010-2015, perlakuan satpol PP Serang sendiri berbeda-beda. Kadang ada yang sekedar ditutup/disegel, tapi di lain waktu sampai disita. Kalo sekedar mengikuti perdanya, disebutkan penindakan dapat berupa penutupan/penyegelan, ga dijelaskan masalah penyitaan. Tapi, di perda disebut bahwa beberapa aturan detil seperti tata cara razia dan penindakan, diatur dalam peraturan walikota (perwal). Sayangnya sejauh ini belum ada sumber yang menyebut perwal terkait. Bahkan sampai 2012 lalu, perda ini memang belum memiliki perwal terkait. Mungkin saat ini sudah, tapi sejauh ini belum ada sumber yang menyatakan. Bahkan dalam wawancara terakhir dengan Kepala Satpol PP disebutkan bahwa upaya ini bersandar pada perda dan surat edaran. Jadi posisi perwalnya sendiri masih tanda tanya.

Kemudian, dalam beberapa keterangan, disebutkan bahwa penindakan ini sebelumnya akan didahului oleh sosialisasi surat edaran dan 3x peringatan/teguran. Sudahkah prosedur ini dilakukan oleh aparat? Kalo aparat belum menegur sama sekali apalagi memberikan surat edaran, maka secara prosedur kesalahan ada di pihak aparat. Tapi kalo semua itu sudah dilakukan, ini jelas kesalahan penjual. Dalam kasus ini apakah penjual sudah dapat teguran atau tiba2 langsung melakukan penindakan?

Masalah penggalangan dana pun jadi kontroversi. Ada yang mencibir, ada juga yang memuji. Yang kontra mungkin beralasan upaya ini dianggap ga mendidik. Sementara yang pro tentunya menyandarkan atas sikap empati netizen. Sebetulnya mereka yang memilih kontra terhadap donasi ada benarnya, tindakan ini di satu sisi terkesan ga mendidik. Tapi apakah kenyataannya sesederhana itu? Menurut saya ga. Sebetulnya faktor utama yang memancing iba kalangan netizen karena ada tindak penyitaan. Kalo warung sekedar ditutup, saya yakin ga akan sebesar itu reaksi baliknya, paling jauh hanya protes. Kekuatiran donasi justru menginspirasi pelanggaran lain juga sangat kecil kemungkinannya. Si ibu, walopun akan mendapat donasi, pastinya ga akan berharap ada "kejutan" lagi di lain waktu. Ga mungkin dia berjualan siang lagi karena razia terus dilakukan selama Ramadhan. Pedagang lain? Siapa yang mau bertaruh dirinya bisa terekspos waktu razia datang? Apalagi sikap Satpol PP setelah ini pun kemungkinan besar akan lebih "halus" menyusul teguran dari Gubernur dan Menteri.

Yang paling rumit memang kalo bahasannya sudah masuk ke agama karena ada pendapat bahwa memberi makan muslim yang ga berpuasa sama dengan tolong-menolong dalam kemaksiatan. Di sisi lain, ada juga keringanan bagi segolongan orang yang diberikan keringanan ga puasa semisal orang yang bepergian atau pekerja berat (dengan syarat). Jadi sebagai penjual muslim, ada baiknya filter ini dilakukan. Pilih-pilih dalam melayani pembeli, ini baik sebagai sikap kehati-hatian. Apakah si ibu sudah melaksanakan? Wallahualam, saya memilih untuk berhusnuzon aja, sebagaimana saya selalu husnuzon raline shah selalu setia menunggu saya :v

Referensi:

Perda No.2 tahun 2010:
http://jdih.serangkota.go.id/…/Perda%20Pekat%20Final%20Pari…

Penjelasan aturan:
https://video.tempo.co/…/pemkot-serang-batasi-jam-buka-waru…

Kasus peringatan dan penutupan/penyegelan:
http://bantenterkini.com/nekad-buka-siang-hari-warung-nasi…/
http://bantenbox.com/berita-1571-masih-membandel-rumah-maka…
http://satubanten.com/…/473-sat-pol-pp-razia-warung-makan-y…
http://www.radarnusantara.com/…/satpol-pp-serang-gelar-razi…

Kasus penyitaan:
http://bantenbox.com/berita-1573-rumah-makan-buka-siang-har…
http://www.merdeka.com/…/razia-warteg-ramadan-satpol-pp-ser…

Masalah Perwal
http://jariungu.com/berita_list.php?idBerita=47500
http://www.merdeka.com/…/razia-warung-makan-satpol-pp-seran…

 
(Sumber: Facebook Aldie A)
Sunday, June 12, 2016 - 20:45
Kategori Rubrik: