Melegalkan Investasi Bukan Melegalkan Miras

ilustrasi
Oleh : Agung Webe
Seorang teman memberi pesan pendek; "Akhirnya perpres legalitas miras dicabut! Protes kita semua didengar Tuhan!"
Mungkin dia baca tulisan saya tentang "protes miras" ini, maka dia kirim pesan pendek begitu Presiden mengumumkan pembatalan perpres itu.
"Ya, syukurlah kalau begitu, jadi tidak ada polemik dan semua aman," jawab saya.
"Pak Webe pasti kecewa kan?" Tanyanya memastikan. Ini sih bukan bertanya, tapi judgment
"Jelas saya kecewa," jawab saya.
"Lho mengapa kecewa? Kan bagus miras tidak dilegalkan?"
Walaupun saya tidak setuju dengan istilah legalisasi miras, karena yang dilegalkan adalah investasinya, bukan distribusinya atau konsumsinya, itupun hanya di 4 daerah saja.
"Lalu mengapa kecewa pak?"
"Kalau dibatalkan, berarti investasi miras bisa di mana saja. Jadi seperti dulu lagi, investasi miras bebas bisa di mana saja, karena tidak diatur pembatasan daerah investasinya."
Dia diem. Mungkin mikir. Atau mungkin malah makin nggak mudeng. Entahlah.
Yang penting negara ini aman, walaupun investasi miras atau produksinya tetap liar, tidak terstandar dan terjadi di daerah mana saja di Indonesia.
Salam damai
Sumber : Status Facebook Agung Webe
Friday, March 5, 2021 - 08:30
Kategori Rubrik: