Melacak Barang Tertinggal Di PT KAI

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Jadi.. 
4 hari lalu itu, saya tak hanya ketinggalan taperwer (hiks) di stasiun Bandung (yang akhirnya sy ikhlaskan, karena telambat membaca komen di fesbuk saya, dari tante Anne Purba, VP Komunikasi PT. KCI, yg brniat melacaknya), tapi juga tas ransel di kereta KRL

Saya benar2 bersyukur bahwa kerja kerja kerja orang2 baik sejak 6 tahun trakhir di layanan kereta api membuat saya tak jadi kehilangan tas ransel kesayangan pemberian istri..

Karena harus ngawasi Bita trlebih dahulu, sy hampir trlambat menuju stasiun dr rumah, untuk mengejar KRL di jam yang proporsional dr Bogor menuju Gondangdia. Lalu berganti Gojek ke Gambir untuk naek kereta GoPar ke Bandung.

Karena trburu2, sy turun di stasiun Gondangdia dengan berlari. Saat memesan Gojek, sy br nyadar tas ransel berisi pakaian dan segala uba rampe peralatan kerja ketinggalan di KRL. Yg saya letakkan di tempat barang di atas kursi penumpang

Sy segera memperkirakan banyak hal. Berusaha tidak panik. Mengikhlaskan atau berikhtiar dulu ke petugas stasiun Gondangdia untuk melacak tas saya. Sy akhirnya memutuskan meminta petugas untuk mencari tas saya. Petugas Gondangdia lewat sistem IT-nya melacak posisi kereta saya..

Alhamdulillah, bantuan petugas announcer membuat saya tehubung dengan sekuriti peron di Stasiun Jayakarta. Beliaulah (Pak Sandi) yang kemudian menyetop sejenak KRL sy tadi untuk mencari tas saya sesuai petunjuk saya.

Ketemu!
Karena saya cek tiket kereta ke Bandung setelah jam berangkat sy sudah habis semua, saya putuskan tetap berangkat sesuai jam di tiket saya. Saya meminta tolong tas sy dijaga sampe hari Senen (hari ini). Sungguh bapak2 yang sangat ramah

Pagi ini, saya menuju stasiun Jayakarta untuk mengambil tas saya. Bertemu dengan Pak Suwarno (Passenger Service) yang sangat ramah. Menyelesaikan administrasi sbntar, saya pulang dan meminta ijin berfoto dan membaginya di media sosial.

**

Hail Pak Jonan!
Karenanya, di sekitar tahun 2011-2013, layanan kereta (jarak jauh maupun komuter) berrevolusi, menjadi sangat sangat baik. Yess, belum trlalu lama..

Tak hanya kbersihan sapra, tapi juga mental SDM PT. KAI (beserta anak2 perusahaannya, temasuk KCI, pengelola kereta komuter) yang berubah menjadi ramah, helpful maupun responsif. Sesuatu yang duluuu sangat jarang ada di perusahaan BUMN 

Trutama sistem IT, yang salah satunya berkat kerja keras timnya Pak Muhammad Kuncoro, direktur IT PT. KAI, beberapa tahun lalu

Sungguh wiken penuh drama..
Tapi saya bersyukur, banyak orang baik yang terus tumbuh di sebuah layanan transportasi publik

Semoga KAI terus berinovasi dan mempertahankan pelayanan.. yang bisa melacak sebuah taperwer

Apalagi saat ini KAI punya pesaing sebagai operator kereta api, yaitu PT. MRT

Saya yakin, negara ini sudah berada di tangan orang2 yang tepat..

Tentu saja ngga ada ampun untuk para koruptor. Sikaaat!

Tabik
Tabik
Tabik

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, April 2, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: