Medsos Yang Suka Ribut

ilustrasi
Oleh : Nophie Kurniawati
 
Saya sering baca postingan orang yang berseberangan dengan saya baik secara politik maupun secara ideologi negara. Misalnya para codot atau para sales khilafah ala hatei.  Kadang postinganya konyol, ngawur, hanya berisi ungkapan kebencian kepada pihak lain berdasarkan isi hati penulisnya. Seringkali malah berisi hoax dan fitnah.
 
Tetapi seingat saya satu kalipun saya belum pernah menyanggah postingan itu dengan komen ngasal atau sekedar mencaci pemostingnya. Silahkan cari kalau ada komen saya di postingan orang. Gak ada. Bukan gue banget. 
 
Kenapa ? Karena dia menulis di wallnya. Itu hak dia yang saya hormati. Ini negar demokrasi. Mau nulis apapun diwallnya silahkan. Salah atau benar itu menjadi tanggung jawabnya. Kalaupun saya yakin itu hoax, paling banter komen saya cc kan ke Divisi Humas Polri. Tidak lebih. Maki2 di wall orang ? Ogah.  
Saya lebih suka membantah tulisan orang yang saya anggap keliru dengan menulis status diwall saya sendiri. Disini. Saya akan berusaha membantah tulisan orang dengan logika,  fakta dan syukur2 ada data yang bisa dijadikan dasar. Setidaknya bukan sekedar asal beda saja.  Mungkin saja, status saya itu debatable. Ada yang pro ada yang kontra, ya wajar saja. Kalau ada komen yang sekiranya butuh penjelasan, saya akan dengan senang hati melayani. Terlepas nanti dia terima atau tidak. Bukan kewajiban saya membuat orang harus setuju dengan saya. 
 
Tapi, kalau sudah bikin status panjang x lebar x tinggi plus sudah ada referensi, tapi komen yang nongol cuma sumpah serapah sepeti cebong lah, kafir lah, sesatlah, pekai lah, komunis lah, dungu lah dan segalam macam cacian khas codot seperti dicapture ini, apa saya harus layani ?
 
Hahaha....Yo ra sudi !! Ngomonga sama tembok
Sumber : Status Facebook Nophie Kurniawati
Wednesday, June 12, 2019 - 11:00
Kategori Rubrik: