MCA (Musuhin Cemua Aja)

Ilustrasi

Oleh : Jody Ananda

Menurut saya, orang-orang yang menamakan dirinya Moslem Cyber Army itu, menjalankan strategi yang justru menghancurkan dan menistakan Islam.

Lihatlah, semuanya diserang. Dari mulai tokoh politik semisal Megawati, Wiranto, Surya Paloh dll, Jokowi, Kapolri, sampai pada ulama yang dianggap berseberangan. Gus Dur dan KH. Said Aqil Siraj sudah kenyang dimaki-maki disana. Sekarang pun mulai menghajar Habib Luthfi bin Yahya, tokoh yang sangat dihormati kalangan Nahdliyyin.

Tak hanya itu, Buya Syafi'i Ma'arif, mantan ketua PP. #Muhammadiyah, mereka "hajar" dan maki-maki dengan istilah-istilah yang tak pantas disebutkan. Hanya karena Buya mengutuk keras penyerangan gereja di Sleman, Yogyakarta minggu lalu, dan dianggap diam waktu ada kejadian terror ulama beberapa hari sebelumnya.

Hantam kromo, semuanya disikat!
Semuanya dimusuhi. Padahal, Buya termasuk tokoh yang bersuara keras pada Polri terkait tewasnya Siyono dalam operasi penangkapan Densus88. Antum dimana waktu itu?

Bukan itu saja, Buya bersuara keras dalam kasus Abu Bakar Baasyir, bahkan menjadi saksi meringankan ABB. Protes beliau karena kasus itu sarat pesanan pihak asing, yaitu Amerika Serikat. Hey, antum yang menuduh Buya antek asing, kafir munafiq, dimana antum waktu itu? Masih pada belajar mengeja kata-kata?

Buya Syafi'i adalah salah satu Guru Bangsa ini, beliau telah selesai dengan dirinya. Bersikap fair dan tetap kritis-obyektif pada pemerintah.

Silakan kalian kader-kader #MCA menembakkan "peluru" ke segala arah. Ada saatnya, "peluru-peluru" itu berbalik semua ke arah antum.

Saran Aa, ganti saja nama kesatuan kalian, jangan "Moslem Cyber Army". Merendahkan istilah Muslim. Ganti saja jadi "Musuhin Cemua Azzza", layaknya alay-alay yang banyak menjadi anggota kalian.

Link :

http://jogja.tribunnews.com/…/datangi-rs-bhayangkara-buya-s…

http://m.inilah.com/…/2283…/inilah-kronologi-wafatnya-siyono

https://nasional.tempo.co/…/syafii-maarif-pengadilan-baasyi…

Sumber : Status Facebook Jody Ananda

Thursday, February 15, 2018 - 16:15
Kategori Rubrik: