Mayjen K dan ES

Ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Ada dua inisial nama yang pernah disebut oleh Gus Dur yang terkait dengan tragedi kemanusiaan di tanah air, yaitu ES dan Mayjen K. Yang pertama terkait pembantaian kyai-kyai kampung NU di Jawa Timur pada tahun 1998, dan yang kedua terkait kerusuhan SARA di Maluku pada akhir 1999.

Pernyataan GD ini pada akhirnya membuat Mayjen Kivlan Zein yang merasa "terserempet" segera menemui GD untuk meminta klarifikasi. Bahkan Mayjen KZ sampai menyebut GD sebagai teroris kata-kata. Karena setiap apa yang dilontarkan selalu menimbulkan suasana gaduh dan tuduh-menuduh. Bukan Gus Dur namanya kalau tidak bisa membuat situasi memanas pada akhirnya menjadi cair. Dalam klarifikasinya, GD menyebutkan bahwa Mayjen K yang dimaksud adalah Mayjen Kunyuk. Begitu juga tentang inisial ES. Ketika diklarifikasi, GD malah mengatakan bahwa ES yang dimaksud bisa jadi Eyang Soeharto. Padahal, saat itu justru yang merasa tertuduh adalah Eggi Sudjana.

Setelah hampir dua dekade, kini kedua nama ini kembali muncul. Nama yang sempat tersentil oleh GD kembali mencuat sebagai representasi gerakan 212 yang begitu keras mengkritik bahkan kental nuansa makar terhadap pemerintahan Jokowi.

Mayjen (Purn) KZ pernah ditangkap polisi atas sangkaan upaya makar dalam aksi 212. Dan ES namanya juga disebut-sebut terkait dengan SARACEN. Bahkan ES akhir-akhir ini semakin menuai kontroversi dan dianggap sebagai provokator akibat pernyataan dan penafsirannya terhadap Sila pertama pada Pancasila. Sebuah pernyataan yang dianggap menistakan sekaligus empat agama yang diakui di Indonesia. Nah, sekarang kalau boleh saya meminjam istilah Pak Mayjen KZ, sekalian saya juga bertanya: Siapa sejatinya kini yang pantas disebut sebagai "teroris kata-kata" itu?

Dan yang terakhir, saya jadi makin penasaran sekaligus mengapresiasi atas pernyataan Panglima TNI yang "me-warning" akan bertindak tegas bahkan melakukan langkah diluar kepatutan terhadap senior yang melakukan etika politik tak bermoral. Dan siapakah senior yang anda maksud itu Jenderal?

Sebagai penutup, pertanyaan diatas mungkin tidak perlu dijawab. Karena bisa jadi jawabannya sudah dilontarkan oleh Gus Dur jauh sebelum pertanyaan ini muncul.

Al Fatihah untukmu Gus..

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Sunday, October 8, 2017 - 17:15
Kategori Rubrik: