Matan, Sanad, Syarah

ilustrasi

Oleh : Ahmad Sarwat Lc MA

Seorang mengontak saya menyampaikan amanah dari jamaah pengajian x, minta saya rutin kirim 1 hadits per hari, lengkap dengan perawinya.Satu hari satu hadits, katanya.

Saya bilang, bikin aja programnya, masukkan semua hadist ke dalam database, terus bikin coding biar tiap hari aplikasi itu secara otomatis mengirimi satu hadits.

Terus dapat bahan haditsnya gimana, Ustadz?

Gampang banget. Buka aja kitab Shahih Bukhari, Muslim dan lain-lain. Kan sudah ada terjemahannya juga, tinggal dientri ke database. Bahkan kalau mau, bisa disearch di internet file databasenya. Tinggal pakai sudah ready for use.

Tapi sebenarnya buat apa sih bikin program satu hari satu hadits? Toh hadits-hadits Nabi SAW kan bukan hal yang asing. Tiap hari kita bergelimang dengan hadits.

Terus gimana dong, Stadz?

Kalau saya boleh kasih masukan, yang justru banyak orang tidak tahu dan sangat butuh itu bukan matan hadits, juga bukan perawinya, tapi syarahnya.

Syarah?

Iya, syarah itu penjelasan isi dan konten hadits. Apalagi kalau hadits mengandung konten hukum, seperti berikut :

الماء من الماء

Air itu dari air.

Puyeng kan memahaminya. Apa maksudnya? Air kok dari air, ora mudeng.

Nah para ulama dalam kitab syarah hadits menjelaskan bahwa sabda Nabi SAW ini sedang bicara tentang kewajiban pakai 'air' untuk mandi janabah, dimana mandi janabah itu salah satu penyebabnya karena keluarnya 'air' mani.

Uniknya Nabi SAW ngomongnya simple, padat, singkat, sampai kita pun kagak paham. Cuma bilang air dari air, udah gitu doang.

Ok, jadi buat kita-kita ini, yang realistis, penting dan amat kita butuhkan dari suati hadits itu bukan teksnya (matan), juga bukan jalur periwayatannya (sanad), tapi penjelasan dan uraian kandungan hukumnya (syarah).

Terus gimana biar kita bisa dapat syarahnya?

Ya gampang, para ulama sudah menuliskan banyak sekali kitab syarah hadits. Misalnya yang paling populer, Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani. Beliau mensyarah Shahih Bukhari. Atau Syarah Shahih Muslim, karya Imam An-Nawawi. Dari judulnya kita tahu Beliau mensyarah Shahih Muslim.

Sudah ada yang berbentuk digital, Ustadz?

Sudah, itu Maktabah Syamilah berbentuk digital, bisa juga dikonvert jadi MS Word.

Tapi . . .

Tapi apa ustadz?

Masih bahasa Arab

Inna lillahi

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Wednesday, April 1, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: