Masjid Istiqlal Bukan Milik FPI Ya

ilustrasi

Oleh : Agung Wibawanto

Dibuka sejak 1978, inilah renovasi besar pertama yang dilakukan terhadap Masjid Istiqlal. “Renovasi besar-besaran untuk pertama kali sejak dibangun 42 tahun lalu, Insyaallah sudah sesuai dengan harapan masyarakat,” Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Penataan baru Masjid Istiqlal meliputi pengembalian aksis Monas dan kerapian zonasi kawasan, perbaikan gerbang, penambahan plaza-plaza sebagai ruang publik, perbaikan tanggul sungai, penambahan gedung parkir bawah tanah, perbaikan kantin dan penambahan area PKL.

Renovasi besar juga dilakukan pada arsitektur masjid yang mencakup fasad, lantai, dinding, kusen, jendela, pintu, ruang wudhu, toilet dan kamar mandi. Sementara renovasi interior masjid dilakukan pada ruang salat utama, area VIP dan kantor pengurus masjid.

Begitu juga instalasi solar panel pada atap selasar, tata pencahayaan interior dan eksterior, sampai pergantian signage gerbang, ruang luar dan interior.

Seluruh renovasi besar itu dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 475 miliar.

Masjid Istiqlal memiliki luas area kawasan 91.629 meter persegi, dan luas bangunan masjid 80.948 meter persegi yang dapat menampung 200.000 orang.

Renovasi Istiqlal merupakan tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke masjid ini pada 30 Mei 2018 lalu.

Renovasi ini dikerjakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pelaksanaaan renovasi dikerjakan oleh PT Waskita Karya selaku kontraktor pelaksana dan PT Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi.

Nah, besok-besok lagi, mohon dijaga dan dirawat masjid milik masyarakat Indonesia ini ya. Ingat milik seluruh masyarakat, bukan milik FPI, GNPF Ulama ataupun PA 212. Jadi tidak seenaknya mengklaim terutama ngisi pengajian sembarangan dengan menghasut atau pun provokasi. Nikmat mana yang kau dustakan. (Awib)

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Wednesday, July 29, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: