Masa Pemerintahan Ahok, Upah Buruh Naik Lebih 100%

Oleh : Damar Wicaksono

Duhai Said Iqbal.. yang masih saja getol menuntut karangan bunga dibersihkan di balaikota #eh_salah.. yang masih saja getol menuntut kenaikan upah buruh Jakarta lebih dari 20%. Lihatlah data di bawah ini.

FYI sodara2, Upah buruh di Jakarta masih berkisar 1,5jt pada akhir 2012. Lalu gubernur Jakarta menaikkannya secara signifikan menjadi 2,2jt pada awal 2013 alias naik 44%. Dan tahun 2017 adalah 3,35jt. Artinya, dalam 5 tahun sudah naik lebih dari 100%.

Siapa gubernur Jakarta pada akhir 2012 itu? Joko Widodo. Wakilnya? Basuki Tjahaja Purnama

Daftar UMP Jakarta 2012-2017:

2012

Rp 1,529,150 (naik 18,53% )

2013

Rp 2,200,000 (naik 43,88%)

2014

Rp 2,441,000 (naik 10,95%)

2015

Rp 2,700,000 (naik 10.61%)

2016

Rp 3,100,000 (naik 14.81%)

2017

Rp 3,335,700 (naik 8%)

 

Upaha buruh di Jakarta lebih rendah (sedikit) dari upah di Bekasi dan Karawang. Tapi buruh-buruh kelas menengah ke bawah di Jakarta, anak dan keluarganya mendapatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan murah, rusun dan transportasi publik JAUH LEBIH BAIK dibanding buruh di Bekasi-Karawang. Jadi nilai riil rupiah UMPnya lebih besar

Urusan perbedaan dukungan politik membuat serikat buruh Anda, Said, terus menggemuruhkan isu.

Pengusaha kudu dilihat juga dunk kemampuannya. Ya ngga? :)

 

Pusing tau, mikir gaji pegawai. Belum kalo kudu ngadepin pungli n pejabat yang merumitkan perijinan #eh

Sumber: facebook Damar Wicaksono

Wednesday, May 3, 2017 - 10:30
Kategori Rubrik: