Markorbar Inovasi Martabak Kekinian

Oleh : Rudi S Kamri

MARKOBAR adalah singkatan dari MARtabak KOta BARat yang berasal dari kota Solo Jawa Tengah. MARKOBAR berdiri sejak tahun 1996 dengan konsep jualan kaki lima. Awalnya MARKOBAR adalah bisnis keluarga generasi kedua yang dipegang oleh Arif Setyo Budi kemudian dikembangkan dengan berbagai inovasi oleh GIBRAN RAKABUMING RAKA putra sulung Presiden Indonesia Ir. H. Joko Widodo. MARKOBAR sendiri saat ini fokus berbisnis pada kudapan martabak manis dengan sentuhan inovasi yang kekinian.

Beberapa tahun belakangan ini jajanan martabak menjadi primadona dan naik kelas. Terutama jenis martabak terang bulan atau martabak manis yang populer di kalangan anak muda. Lewat inovasi bentuk dan aneka rasa atau topping, martabak menjadi jenis kuliner yang naik pamor dan melejit lagi.

Kesuksesan MARKOBAR Solo membawa Gibran membuka cabang di Jakarta dan berbagai kota di Indonesia. MARKOBAR berbentuk seperti pizza yang bisa dinikmati per slice.

MARKOBAR 8 RASA menjadi menu spesial dan menjadi favorit banyak orang. Terdapat 8 slice atau potong martabak yang terdiri dari 8 topping berbeda. Seperti Ovomaltine, Cadburry, keju Kraft, Kitkat, Oreo, Silverqueen, Nutella, Hershey's. Dengan berbagai merek cokelat favorit, kini kita bisa menikmati cokelat lezat dengan harga spesial.

Keunikan MARKOBAR terletak pada :
√ Jenis martabak manis yang tidak dilipat seperti pizza.
√ Cara memasak yang berbeda dari toko martabak lain.
√ Adonan yang tepat (ragi & baking soda) sehingga menghasilkan tekstur martabak terbaik.
√ Bahan yang berkualitas membuat kekentalan adonan yang tepat dan sangat empuk.
√ Harga Markobar terjangkau untuk martabak kekinian sekelasnya dan sepadan dengan jumlah yang dibayar.
√ Juicy, karena mengandung banyak mentega dan topping manis yang meleleh seperti coklat Toblerone, Kitkat, dan Nutella.

Salah satu inovasi GIBRAN untuk mengenalkan dan menjangkau lebih banyak penikmat martabak adalah mempromosikan MARKOBAR secara online. Kini kita bisa menikmati harga spesial via Lakupon website O2O (Online to Offline).

Saya pernah beli di MARKOBAR Jakarta yang ada di Jl. Raden Saleh Cikini Jakarta Pusat. Yang beli antri mengular. Kita harus sabar. Tapi jujur setelah saya mencobanya, semua penantian tersebut terbayar lunas. Duuuh....... rasanya maknyuss. Semua kelezatan rasa seolah menari-nari riang di lidahku. Pada kecapan terakhir rasa kejunya seakan meleleh di ujung bibirku. Apalagi saat itu saya sedang bersama si Anu. Demi Tuhan, menikmati MARKOBAR berdua semakin terasa paripurna kelezatannya. Perpaduan nuansa hati yang bahagia dan kelezatan adonan tepung, gula, keju, aneka topping yang melting sempurna membuat kehidupan ini semakin indah terasa.
Anda tidak percaya..... Cobalah !!!

Oh ya pada kesempatan ini saya secara khusus mengucapkan terimakasih kepada artis perempuan tua yang omongannya ngelantur itu. Karena berkat kebodohan dia yang pidato kayak setan kesurupan valak, saya jadi tergerak menulis dan mempromosikan MARKOBAR. Terimakasih VALAK !!!

Kita harus salut kepada kegigihan dan kemandirian GIBRAN. Dia sangat berbeda kelas dengan anaknya mantan Presiden Anu apalagi mantan Presiden si Ono itu. Anak-anak mantan Presiden Anu selalu mengandalkan keistimewaannya sebagai anak Presiden untuk berbisnis. Apalagi anak Presiden yang Ani eh Ono, ada yang plonga-plongo, ada yang sok jaim dan tiba-tiba langsung jadi pemimpin partai.

GIBRAN dan adik-adiknya tidak. Mereka mandiri berbisnis dari bawah dengan modal keuletan dan pendidikan yang keren. Mereka tidak memanfaatkan celah keuntungan bisnis dengan embel-embel anak Presiden. Mereka meniti dari tangga terbawah, menapak satu persatu. Mereka sukses berbisnis karena keuletannya dan inovasi bisnisnya bukan karena Bapaknya.

Teman-teman,
Hayoo kita serbu MARKOBAR terdekat di kota Anda dengan antri yang rapi dengan konsep pembayaran yang tersedia.

Tapi jangan datang bergerombol kepagian dan teriak-teriak kayak kaum pekok Bani Valak itu ya. Kan MARKOBAR nya belum buka Dul !!!

Salam Cinta MARKOBAR,
Rudi S Kamri
02072018

*Diolah dari berbagai sumber

Sumber : facebook Rudi S Kamri

Tuesday, July 3, 2018 - 13:45
Kategori Rubrik: