Mario Teguh + Cak Nun = Mardigu Wowiek

ilustrasi

Oleh : Prasetyo BoediFrast

Ada kawan yang nanya siapa sih Mardigu ? Banyak yang terkesan dengan konten-konten-nya sepertinya beliau pewaris Mario Teguh & Cak Nun ; Mario Teguh mewariskan jika semuanya itu gampang solusinya - semudah "cocotnya" jikalau Cak Nun mewariskan keserba bisaanya, semuanya beliau tahu pokok permasalahanya. Entah apakah Mardigu tidak boleh di bantah semua omonganya seperti Cak Nun apa tidak . Yang jelas semuanya bagi saya hanyalah tekhnik marketing saja. Mardigu sudah membangun "Brand Image-nya" dengan tekhnik pemasaran gabungan antara tekhnik Mario Teguh + Cak Nun.

Mardigu menggunakan seminar-seminar dengan menyampaikan motivasi-motivasi seperti yg di lakukan oleh Mario Teguh kepada pesertanya ini beda dengan Cak Nun yang menggunakan Panggung Budayawan (aksi teatrikal ) di hybrid dengn tausiyah model-model Pengajian-pengajian.

Brand Image "Core of the Core " ahlinya para Ahli itu telah dia bangun sedemikian rupa, tergambar jelas dari Klaim-klaim menakjubkan di segala lini kehidupan seperti yang yg di lakukan oleh Cak Nun. (tapi entah apakah dia seperti Mario Teguh yang ternyata beda antara omongan di seminar2 & konten2 media sosial dengan kenyataan yang ada di kehidupanya??)

Saya sudah lama memperhatikan Mardigu ini saya lupa tepatnya kapan yg jelas di FB saya pernah liat dia bikin buku yg mungkin terinspirasi oleh om George Yunus Aditjondro yang sangat ciamik sewaktu ngupas Oligarki Soeharto & Cendana juga mengupas SBY dalam buku Gurita Cikeas, Mardigu pernah mencoba kupas oligarki Jokowi di periode pertama entah jadi terbit apa ndak bukunya tidak terlalu saya perhatikan karena dari sosmednya point2nya kurang "greget" menurut saya (Oligarki Presiden sebelumnya lebih menarik buat saiya terutama kalau ngomongin sepak terjang TK, Putra tirinya di era Mega presiden :D )

Tapi yang sangat menarik perhatian saya adalah kemampuanya tahu segala macam hal & klaim-klaimnya antara lain :

Sebagai pebisnis dia menggambarkan dirinya sebagai pebisnis yang sangat sukses (bahkan pernah mengaku jadi mentornya Sandiaga Uno), Mardigu Wowiek Prasantyo (MWP) mengklaim memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun berbisnis oil dan gas serta digital bisnis- punya puluhan perusahaan baik di dalam negeri (di Amerikapun ada perusahanya) yang konon memiliki aset 2 Triliyun lebih.
Mardigu mengklaim menciptakan cyronium, salah satu pilihan investasi berbasis cryptocurrency. Dia membuatnya bersama perusahaannya yang bernama PT Santara Daya Inspiratama. Cryptocurrency adalah mata uang digital. Perkembangannya cukup pesat sejak 2015. "Dunia sejenis cryptocurrency ini adalah bisnis masa depan. Dunia other income anak millenial," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/5/2018). Menurut Mardigu, cyronium merupakan mata uang digital yang memiliki aset jaminan berupa koin dalam bentuk fisik. Dia menggunakan teknologi blockchain untuk mendukung adanya transparansi dalam investasi.
Mardigu mengklaim mata uang digitalnya di jamin dengan deposit Emas sebanyak 1 ton di sebuah Bank (entah bak Mana yg di maksudnkanya), ujarnya sambil nawarin aplikasinya (macem MLM tapi kalau tak pikir2) jika itu adalah investasi cyroniumnya aman .

Keahlianya yang lain adalah pakar Hipnotherapi, sebagai Praktisi hipnoterapi. Sempat wara-wiri di TV Nasionalnya saat rame2nya banyak kejahatan Hypnotis Mardigu pernah menjelaskan mengenai orang latah yang berpotensi menjadi target pelaku kejahatan dengan metode hipnotis.

Saat rame-ramenya aksi teroris dia juga tiba2 jadi Pakar terorisme. Dia menilai sekitar 10.000 anggota intelijen tak mampu meredam pergerakan kelompok teror dan menjamin rasa aman warga negara. Sebanyak 10.000 orang itu tergabung dalam Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). "Intel Indonesia ada 10.000 orang. Sementara kelompok ini paling cuma seribu. Jadi selama ini BIN ngapain, BAIS, BNPT? Intel sekarang enggak bergerak," ujarnya untuk Kompas.com, Senin (5/8/2013). Saya lupa di TV apa saya pernah dengar omonganya jika intel tidak kerja, hanya makan gaji buta saja.

Selain itu dia juga meng-Klaim memiliki pengalaman di bidang geopolitik dan geoekonomi. Dia diklaim juga seorang penulis yang telah menulis 4 buku bisnis, 2 buku geopolitik dan geoekonomi, serta 1 buku aplikasi psikologi.

Saat rame2nya Pandemi virus Corona tetiba dia jadi Ahli Konspirasi Internasioal terutam yang berkaitan dengan Pandemi Virus korona selain pakar konspirasi juga jadi pakar juga di bidang virologi dengan mantapnya dia menyatakan virus Corona buatan manusia yg disebarkan untuk kepentingan konspirasi global. akan tetapi anehnya di salah satu kontennya dia menyatakan & mengajak pesan ventilator banyak2 dari temennya di Saudi (?) Tapi kemudian ada netizen yg justru kasi alamat link jurnal kesehatan bahwa ventilator tdk banyak menolong pasien Covid-19.

Klaim lainya yang saya berharap sangat benar adanya adalah Klaim jika Mardigu juga merupakan pendiri Rumah Yatim Indonesia yang saat ini memiliki lebih dari 6.000 anak didik. (klaim terakhir 10.000 anak didik) semoga ini benar adanya ataupun kalau nggak benar adanya semoga kedepan bisa jadi kenyataan.

Ada yang agak mengganjal bagaimana cara dia ngurus perusahaan yang sampai 32 perusahaan di dalam negeri & Luar negeri kalau kenyataanya masih disibukan dengan cara seminar2 , buat konten youtube , mainan medsos pula???

Maaf ada yang tahu keahlian yg lain dari Mardigu??? soalnya belum kliatan dia tampil sebagai ahli Agama seperti Cak Nun.

#aaaaaah_lagi_lagi_sebagai_awam_inlander_otak_saya_yg_gak_nyampe_kali_ya.

Sumber : Status Facebook Prasetyo BoediFrast

 
Tuesday, June 2, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: