Mari Belajar dari Peristiwa Tragis 1998 dan Kita Pasti Menang

ilustrasi

Oleh : Rudi S Kamri

Apa yang terjadi saat itu? Fondasi sosial, politik dan ekonomi negara kita saat itu anjlok karena manajemen Pemerintahan di bawah rezim Orde Baru sangat korup, kolutif, nepotisme dan sangat otoriter. Pemerintah saat itu tidak punya konsep membuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah khususnya di kota besar. Akibatnya masyarakat mudah disulut api dan kerusuhan yang disertai penjarahan menyebar merajalela.

Berbeda dengan saat ini. Saat fondasi ekonomi dan sosial-politik itu kita kokoh, negara kita diterjang pandemi Covid-19. Untung Pemerintah segera bergerak, selain melakukan langkah kuratif dan preventif mencegah penyebaran Covid-19 semakin merajalela, Pemerintah juga sigap membuat kebijakan untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Cukupkah ? Pasti tidak akan cukup. Untuk itu mari kita tebarkan semangat SALING BERBAGI di lingkungan sekitar kita, dalam bentuk apapun dan kepada siapapun.

Di sisi lain kita tahu, beberapa kelompok sesat di negeri ini sedang merancang gerakan liar dengan memanfaatkan momentum Covid-19. Narasi yang disuarakan sudah bisa kita tebak, mereka menganggap Presiden Jokowi lambat dan abai menyelamatkan bangsa ini dari Covid-19.

Mereka sengaja mengabaikan kenyataan, Indonesia bukan negara kecil seperti Singapore atau Malaysia atau Itali. Tidak mudah mengamankan penduduk 270 juta yang mendiami di berbagai pulau yang berserak. Di samping itu tidak ada satupun negara di dunia ini yang siap menghadapi serangan covid-19, termasuk Indonesia.

Jadi, mari kita lawan dengan keras niat dan narasi sesat yang sedang mereka lakukan. Caranya?

Kita perkuat solidaritas sosial di semua lapisan masyarakat. Kita rangkul saudara kita yang belum beruntung secara ekonomi dengan memberi bantuan agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Kebersamaan kita akan merupakan benteng yang kokoh dan merupakan jaring pengaman sosial untuk mencegah kerusuhan sosial yang sedang mereka rancang.

Dan saya melihat saat ini beberapa kelompok masyarakat sudah bergerak turun ke akar rumput untuk memeluk sesama saudara sebangsa. Ini membuat saya optimis, negeri ini akan menang dalam peperangan melawan virus corona. Tidak dalam waktu yang lama. Dalam setiap peperangan pasti ada yang tumbang, tapi akhirnya kita akan keluar sebagai pemenang.

Belajar dari sejarah kelam, agar catatan sejarah masa depan kita tidak lagi buram.

Salam SATU Indonesia

Sumber : Status facebook Rudi S Kamri

Friday, April 3, 2020 - 16:15
Kategori Rubrik: