Mana Jihad Yang Sesungguhnya?

ilustrasi
Oleh : Gus Bin
 
kata Jihad (dari bahasa arab: جهاد‎) secara etimologis artinya adalah "berjuang dengan sungguh-sungguh.." 
 
istilah "jihad" ini sering disalah artikan sebagai perang (atau perang suci).. 
padahal istilah dalam bahasa arab untuk perang yang paling mendekati arti sesungguhnya adalah "qital".. 
 
seseorang yang sedang berjuang dengan bersungguh-sungguh menjalankan profesinya juga bisa dikategorikan berjihad.. 
 
dokter yang bertugas di UGD, tentara yang sedang berperang membela negara, pedagang yang sedang berdagang dengan jujur, serta pilot yang sedang menjalankan tugasnya menerbangkan dan mendaratkan pesawat dengan segenap daya dan upayanya, bisa dikategorikan sebagai berjihad..
 
para petugas di TPS (KPPS) yang meninggal dunia saat (atau sesaat sesudah) kelelahan bertugas pada Pemilu kemarin bisa juga disebut Mujahid.. orang-orang yang berjihad di jalan Allah (jihad fii sabilillah).. 
engan perspektif yang sama, maka dalam prosedur pengamanan KPU dan Bawaslu kemarin, pelaku jihad (mujahid) yang sesungguhnya adalah para petugas, aparat, dan polisi yang bertugas mengamankan situasi dari para perusuh.. 
mereka yang kelelahan bertugas, dilempari batu, dan sementara waktu terpisah dari anak, istri, dan keluarganya untuk buka puasa dan sahur bersama, misalnya..
 
yang demo di siang hari lebih tepat disebut sebagai demonstran.. 
sedangkan yang rusuh di malam hari lebih tepat disebut sebagai perusuh.. 
 
oh, iya.. satu lagi tentang polisi.. 
 
gundukan yang menonjol secara horisontal melintang di jalan, dimaksudkan untuk membuat pengendara kendaraan mengurangi laju/kecepatan kendaraannya itu disebut sebagai polisi tidur.. 

Sumber : Status Facebook Gus Bin

 

Friday, May 24, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: