Mana Ada Negeri Se Syar'i Indonesia?

ilustrasi

Oleh : Gus Muwaffiq

"Mana ada selain Indonesia yang dalam Pancasila saja warga negaranya disebut ‘rakyat’, dari kata ra’iyah.
Konsep rakyat ini konsep Nabi Muhammad SAW, dalam haditsnya yang terkenal: kullukum ra’in wa kullukum mas ulun ‘an ra’iyatihi; kalian semua adalah penggembala dan akan ditanyakan tentang hasil pemggembalaannya.
Juga konsep masyarakat, yang dari bahasa Arab: musyarakah, saling bekerja sama, gotong-royong.

Bahkan, orang yang tinggal di Indonesia ini minimal telah mengikuti ajaran wali.

Terbukti, terirotinya disebut ‘wilayah’, dari bahasa Arab.
Ini kehebatan dakwah Wali Songo yang santun dan arif,” tuturnya.
Dalam sowan kali ini, kami merasa mendapat banyak curahan pengetahuan. “Dulu Wali Songo lebih mementingkan isi daripada kulit, berbeda dengan beberapa gerakan Islam hari ini.

Bagi yang tidak tahu strategi dakwah, mereka akan menganggapnya bid’ah, sesat dan kafir.

Coba lihat fakta sejarah, shalat di Nusantara ini, khususnya Jawa, namanya berubah jadi sembahyang. Kulitnya sembahyang, namun isinya tetap shalat seperti yang diajarkan baginda Nabi.

Bahkah, nama Allah berubah di sini menjadi Pangeran.
Ibarat menaman tumbuhan, bijinya dikubur dalam tanah sehingga hasil pohoh dan buahnya melimpah seperti sekarang. Ini strategi dakwah.
Lihat, hasil dari apa yang ‘mereka’ sebut sebagai singkretisasi ini, telah melahirkan banyak ulama, ribuan hafidz Al-Qur’an, qari’ah dan Islam diikuti oleh mayoritas masyarakat Indonesia..."

Sumber : Status Facebook Nun Alqolam

Thursday, August 6, 2020 - 09:45
Kategori Rubrik: