Makna Nasionalisme Ala TGB

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Siddiq Sitepu

Salam dari Tuan Guru Bajang..
Beliau berkata Indonesia bukan negara Islam
sekali ditekankan bahwa Indonesia bukan negara Islam
bukan negara agama tapi menaungi para pemeluk / umat beragama dalam menjalankan peribadatan dan ajaran - ajaran agamanya masing - masing.
Ruh dan spirit syuhada serta ulama sudah tertuang dalam butir - butir alinea pembukaan UUD 1945.

Berbicara syariat Islam dalam konteks ke Indonesiaan sebenarnya sudah sangat luas dan lapang, negara memberikan ruang yang ada terbukti dalam Undang2 perkawinan, perbankan dan ekonomi Islam dan lainnya
negara hadir memberikan ruang yang lapang bagi umat Islam. Apatah lagi beribu - ribu mesjid maupun mushola telah berdiri di tanah air kita. artinya negara tidak mengekang umat Islam dalam menjalankan peribadatan agamanya.
Bahkan menurut penuturan Tuan guru di negara - negara yang katanya negara Islam masih ada pengekangan tidak seperti yang terjadi di Indonesia. ( maka nikmat berbangsa dan ber tanah air mana yang kau dustakan ).

Dalam suatu kesempatan Tuan Guru baru - baru ini mengatakan bahwa Nasionalisme dan Islam dapat berjalan beriringan. tidaklah sama Nasionalisme yang didapat di jazirah arab sana dengan nasionalisme yang muncul dari spirit syuhada dan Ulama di tanah air kita. Nasionalisme di tanah arab adalah diberikan oleh para penjajah. dengan tujuan memecah belah jazirah arab. sementara nasionalisme di Indonesia adalah suatu spirit unity bersatu padu anak - anak bangsa dalam mempertahankan tanah airnya dari gempuran penjajahan.

jadi tidak sangat relevan membandingkan Nasionalisme di jazirah arab dengan di Indonesia. dengan kesimpulan semangat kembali kekhilafahan di jazirah arab tidak ada relevansinya untuk dibawa ke konsep NKRI tercinta ( paham kan sayang ). untuk itu para pengasong khilafah atau sales khilafah harap melihat tanah yang hendak tuan tanam. tidaklah sama pohon korma yang ditanam di tanah arab sana dengan ditanam di tanah air kita. tumbuh, ya. apakah sesubur dan seindah di jazirah arab, tentu tidak bukan.
maka itu konsep negara dan berkebangsaan yang telah dibentuk oleh para Founding father kita marilah kita jaga dan rawat bersama. semoga paham dan makin tercerahkan...
silakan simak pemaparan Tuan Guru Bajang berikut >>>
https://www.youtube.com/watch?v=XWM7aqNiLFw

Sumber : Mohammad Siddiq Sitepu

Friday, March 2, 2018 - 22:15
Kategori Rubrik: