Mahfud MD Calon Wapres RI?

Oleh: Wahyu Sutono

 
 

Bukan perkara mudah menentukan calon Wakil Presiden bagi siapapun kandidatnya, termasuk untuk memasangkan dengan Jokowi, karena ada beberapa unsur yang harus dipenuhi, diantaranya harus bisa ikut mendongkrak elektabilitas, selain memiliki integritas yang tinggi, serta mampu mengimbangi kinerja sang presiden yang sangat cekatan.

Sudah ada beberapa yang menyodorkan diri, baik secara personal maupun kelembagaan. Ada juga yang masuk radar pilihan tim yang sedang menggodok, ada juga yang diajukan sebagai nilai tawar koalisi. Yang pasti semua itu jadi hak prerogatif seorang Jokowi yang sulit ditebak, dan baru akan diketahui saat diumumkan menjelang pendaftaran ke KPU bulan Agustus mendatang.

Salah satu kandidat yang banyak diusulkan dari masyarakat luas non partai yakni Mahfud MD. Tentu ini sangat masuk akal bila mempertimbangkan kriteria yang diinginkan. Mahfud punya pengalaman yang cukup mumpuni di eksekutif sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan, sehingga selain paham manajerialnya, tentu sekaligus paham tentang dunia militer.

 

 

Dari sisi yudikatif, Mahfud juga pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi, sehingga tak perlu diragukan lagi keahliannya, selain dari sisi akademis Mahfud memiliki latar belakang yang mentereng. Mahfudpun dikenal sebagai politisi agamis yang nasionalis dan disegani bukan hanya di kalangan Nahdliyin, tapi juga di skup nasional. Sehingga dari sisi elektabilitas tak perlu diragukan, karena masa NU yang besar tentunya akan mendukung Mahfud.

Dari sisi legeslatif, Mahfud pernah menjadi anggota DPR dari fraksi PKB. Aspek lainnya, Mahfud masih tergolong muda, jadi sangat mungkin bisa mengimbangi Jokowi yang sangat cekatan. Selain itu ikatan emosionalnya pasti mudah terbangun karena sesama lulusan UGM. Dan yang pasti Mahfud tak punya catatan buruk dimasa lalunya, serta sikapnya yang tegas, tapi tetap dialogis, sehingga diharapkan saat diplomasi bisa merangkul semua pihak yang berkepentingan.

"Masih ada beberapa alasan lain yang bisa memperkuat argumen ini, misalnya sebagai dosen dan rektor. Tapi akan lebih menarik bila
dijadikan sebagai bahan diskusi para sahabat sekalian. Karena pada akhirnya, Jokowi jugalah yang jadi penentu akhirnya"

"Salam NKRI Gemilang"

 

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

Tuesday, March 13, 2018 - 01:15
Kategori Rubrik: