Macan-Macan Sedang Disebarkan di Tanah Air

"Negara ini telah lama sekarat, banyak maling rampok membabat semua yang menjadi hak-hak rakyat...
Negara ini telah lama melarat, para pejabat yang dipilih menjadi penghianat..."

Sejak Jokowi memimpin Solo semua mata melihat, betapa negara ini merindukan sifat2 mulia seperti beliau...
Sifat penuh kasihnya yang bagaikan embun pagi.. menyejukkan... 

Hampir dua periode beliau menyerahkan semua gaji walikotanya kepada rakyat Solo yg tak berkecukupan, semata karena keprihatinannya yang mendalam...
Kesedihan yang hanya bisa ia tumpahkan kepada segelintir warga Solo.. padahal ia mau memberi kebahagiaan itu kepada seluruh rakyat yang terhimpit lindasan mafia-mafia gila yang selama ini menjajah negri.... 

Jiwa macan itu tertanam sejak dini tersimpan di dalam sifat-sifat pendiamnya...Kala kedzoliman sering dirasakannya... hingga ia bersedia ditawarkan sebuah jabatan walikota... 
Gaji walikotanya tidak ada seujungkuku penghasilannya sebagai pemilik bisnis mebel yg sudah mendunia...
Ia orang kaya di Solo, namun kesehariannya begitu sederhana...
Ia didik anak-anaknya menjadi pribadi yang mandiri... pribadi yang tidak memanfaatkan keberhasilan orangtuanya. Tiha anaknya menjadi anak-anak yang mengagumkan... ini sebuah kesuksesan yang membanggakan...

Jokowi adalah sosok pemimpin yang memenuhi syarat-syarat pemimpin idaman dan mumpuni hingga Allah mentakdirkannya memimpin Indonesia .... 

Banyak orang menyangka pak Jokowi pebisnis ecek-ecek... plonga plongo dan tak tau apa-apa soal kepemimpinan... 
Sungguh mereka BUTA! 

Seorang pemimpin sekaliber pak Jokowi di dunia ini hanya bisa dihitung dengan jari. Erdogan pun kalah jauh... apalagi prabowo... SBY... Soeharto... jauuuuuuuhhh banget...
Makanya saya tak henti-henti memuji beliau meskipun banyak orang bahkan teman sekubu yang keberatan saya sering-sering membuat puja puji kepada idola-idola saya. Kepada Jokowi, Ahok yang telah membuktikan kepada saya banyak hal tentang KEADILAN yang selama ini sangat jauh terjangkau.

Inilah saya...
Suara saya adalah keberanian... kebenaran... dan rangkuman fakta-fakta... 
Dari Jokowilah kekaguman saya berubah menjadi militan. Bahkan semua haters beliau menyebut saya diehard kecebong. Dan saya amini.

Ketika jejak jokowi telah mencapai DKI, beliau semakin berduka. Ibukota yg menjadi pusat pemerintahan saja begitu BOBROKNYA. Kebobrokan yang mengakar kuat mulai dari RT RW Kelurahan hingga Dinas-dinas... dan ini dibiarkan saja menjadi landasan pacu para MAFIA melebarkan sayap-sayap kejahatannya....

Bapak yang penuh sifat welas asih ini tak henti-hentinya mengelus dada dan mengadukannya kepada Tuhannya di malam-malam hening menjelang. Bermunajat lah ia setiap hari agar langkah-langkahnya tidak mengalami hambatan-hambatan berarti dan agar penderitaan rakyat tersudahi...

Penjahat DKI pun kocar kacir dibuatnya.. Kalang kabut tak sempat lagi mengambil nafas... alias megap-megap... 
Dan BIROKRASI pun dibuat sempit tak lagi berbelit... sehingga rakyat tak dibuat sulit dan tak lagi ada yg menjerit... 

Baru dua tahun setengah beliau menjabat, rupanya Tuhan melihat keseriusan beliau memimpin dengan keadilan yang menggetarkan langit. Lalu naiklah beliau ke puncak kepemimpinan tertinggi di negara kelahirannya.... sebagai PRESIDEN....

Sejak beliau menjadi presiden, ada sebuah cita-cita yang teramat penting yg menjadi agenda utama untuk membuat negri ini bebas dari MAFIA dan penjahat tanah air.... yaitu MENYEBAR MACAN2 KE SEMUA DAERAH UTK MENGAUMKAN KEADILAN.....

Saat ini kita sudah punya Pak Ahok di DKI, Kang Emil di Bandung... Bu Risma di Surabaya... Pak Ganjar di Jateng... pak Yoyok di Batang Jateng.... pak Dedi mulyadi di Purwakarta... pak Enthus di Tegal.... Nurdin Abdullah di Bataeng Sulsel... dll yang semoga saja Allah akan ciptakan lebih banyak lagi pemimpin-pemimpin PRO RAKYAT yang sudi MENGAUM di tengah-tengah para Penjahat Mafia yang selama ini MENYENGSARAKAN RAKYAT....

"Dari Jokowilah Auman itu membahana ke seantero jagat.... membuat ciut para rampok maling yang sejak lama mengais rejeki haram di tengah-tengah kita... "

Salam Lawan Mafia!!

(Sumber: Facebook Sahara Djati)

 

Tuesday, March 1, 2016 - 11:45
Kategori Rubrik: