Mabuk Miras dan Mabuk Kawin

ilustrasi
Oleh : Fadly Abu Zayyan
Meski beda konteks, antara Mabuk Miras dengan Mabuk Kawin memiliki persamaan. Keduanya bisa diperbolehkan atau dilarang, tergantung pada prinsip dan nilai yang dianut.
Nah, ketika pemerintah mengeluarkan aturan bahwa penanaman modal untuk Industri Miras dibatasi hanya untuk empat propinsi saja, justru malah dituding sedang menghalalkan Miras.
Ibaratnya, jika terdapat aturan yang mengatur Poligami dibatasi maksimal untuk empat isteri saja, apakah bisa dikatakan pembuat aturan itu sebagai pendukung Poligami?
Padahal, jika aturan batasan Industri Miras dicabut, maka yang merasa senang adalah para pelaku industri dan (sekaligus) penikmat miras itu sendiri. Begitu pula jika misalnya aturan batasan poligami (bisa) dicabut, maka yang akan merasa girang adalah mereka yang doyan kawin.
Konyolnya, kita terbiasa yang penting protes dulu, mikirnya kemudian. Ngomel dan ngamuk, mirip dengan orang yang sedang mabuk.
*FAZ*
Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan
Thursday, March 4, 2021 - 09:15
Kategori Rubrik: