Maafkan Kami atas Kebiadaban Ini

Oleh: Lilik Hastuti Setyowatiningsih
 

Seorang kawan baik via japri mengirimkan foto anak2 korban bom Samarinda. Saya tahu, ia kirimkan karena tak sanggup menahan marah dan tangisnya. Saya hapus, tak sanggup menyaksikan. Tapi, sekilas sempat terlihat sorot mata anak kecil itu dan perban2 yang membalut tubuhnya. Bermenit-menit hati saya tertikam.

Tidak harus pernah melahirkan anak, untuk bisa ikut rasakan perih dan kesakitan, seperti yang tengah disandang anak kecil itu. Tak harus pernah melahirkan anak. Cukup kita punya hati. Kita sudah terlalu lama bersikap diam atas kebencian2 yang terlontar di seputar kita. Kata2 kafir, bunuh, keluar dari toa2 sekelompok di jalanan. Syiar2 benci, ada di social media setiap hari. Entah apa yang diajarkan orang-orang itu kepada anak-anaknya di rumah? Entah bagaimana kalau sedari kecil seorang anak dipaksa mengunyah-ngunyah kata benci kepada liyan yang kebetulan berbeda?

Tiba2 saya rindu bapak dan ibu di desa. Saya beruntung dilahirkan di desa dengan lingkungan yang beraneka. Teman, tetangga, saudara berbeda2 keyakinan dan kami biasa-biasa saja. Bapak yang hidup dengan filsafah kejawen menguapi saya dengan hal sederhana: ‘Ojo seneng gawe susahe liyan, Opo alane gawe seneng liyan’ ( Jangan suka membuat orang lain susah. Tak ada buruknya membuat bahagia orang lain). Ibu saya mempraktekan dengan laku sederhana: membuatkan teh dan sajikan sepiring nasi untuk pedagang2 yang lewat depan rumah, yang berpeluh menggotong dagangan yang belum laku. Tanpa peduli apa agama, apa warna kulitnya, apa corak hatinya. Ibu saya juga tak perlu menyitir ayat2. Ia hanya menerjemahkan cinta dan welas asih yang bercokol di sanubarinya.

Saya masih ingat tatap mata dan sekujur tubuh mungilnya yang berbalut perban itu. Semoga engkau segera sembuh, nak. Semoga kau segera pulih dari trauma. Saya tak sanggup berkata-kata. Rasanya ingin bilang, maafkan, maafkan kami atas kebodohan dan kebiadaban ini….

 

(Sumber: Status Facebook Lilik Hastuti)

Monday, November 14, 2016 - 08:30
Kategori Rubrik: