Logika Dangkal Habiburrohman Soal Mudik Seperti Neraka

Ilustrasi

Oleh : Mahmud Syaltout

Testimonium de auditu - kesaksian dari orang lain - itu bukan kesaksian...

Itu pelajaran dalam hukum acara yang masih kuingat sampai sekarang...

Dalam hal ini, ada banyak hal yang perlu diverifikasi:

1. Apa betul naik pesawat karena jalur darat macet, bukan karena memang dari awal reservasi naik pesawat agar lebih cepat sampai tujuan dan sekaligus lebih nyaman? Bisa dibuktikan kapan beli tiketnya? Kalau ternyata memang jauh sebelum kejadian, ya beliaunya memang gitu deh. Tapi kalau terbukti sebaliknya, beli tiket setelah sang sopir lapor bahwa terjadi kemacetan, beliaunya baru kemudian putuskan beli tiket, maka lanjut ke pertanyaan kedua.

2. Apa betul jalur Tol Merak - Pelabuhan Merak macet? Kalau di berita sih, menunjukkan sebaliknya, akan lebih baik juga dibuktikan dengan rekaman video pantauan mudik dari udara, entah dengan drone entah helikopter, khususnya pada waktu yang disebut oleh sang sopir - lalu dikonfrontir buktinya dengan kesaksian sopir, cuma omongan atau lengkap dengan video, kesaksian warga sekitar, para pemudik lain, dan seterusnya.

Kalau ternyata pembuktian dari sopir gak tepat, atau sang sopir ternyata tipikal orang yang ngomong “otw” alias “oke tunggu wae” alias sebenarnya belum berangkat atau bahkan belum siap-siap tapi untuk menenangkan interlocuteur di seberang sana kemudian mengirim pesan “otw” tersebut entah lewat SMS, WA atau telpon, maka ini jelas membuat blunder sang majikan yang politisi dan oposisi - yang terkadung bikin statemen asal njeplak.

Nah dalam kondisi seperti ini, pelajaran untuk beliaunya maupun oposisi untuk menerapkan prinsip “trusted but verified”. Begitu juga sebaliknya, apabila ternyata memang terbukti macet parah, Menteri juga menerapkan prinsip yang sama “trusted but verified” - lalu akui, minta maaf dan kemudian berjanji serta berusaha perbaiki kinerja (termasuk memecat bawahannya yang cuma ABS).

Sumber : Status Facebook Mahmud Syaltout

Wednesday, June 20, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: