Lindungi Anak-Anak Dari Covid

ilustrasi

Oleh : Susy Wihadi

Sebuah penyakit baru (emerging disease) selalu membawa kegamangan karena banyak hal yang belum diketahui secara pasti dan banyak sekali perubahan yang terjadi dalam waktu singkat baik dalam hal terapi maupun pencegahan...

Salah satunya adalah rekomendasi penggunaan masker...
Awalnya hanya untuk yang sakit n nakes tapi kemudian rekomendasi juga untuk yang sehat...

Seiring dengan meningkatnya kesadaran menggunakan masker, banyak terlihat bayi (bayi adalah usia dibawah 1 tahun) n batita (bawah tiga tahun) yang juga diberikan masker oleh orang tuanya karena takut ketularan COVID19...

SEBERAPA AMAN BAYI N ANAK MENGGUNAKAN MASKER ?

Beberapa sumber termasuk CDC merekomendasikan masker sebaiknya digunakan untuk anak usia 2 tahun keatas..
Karena anak dibawah usia 2 tahun terutama bayi (usia dibawah 1 th) memiliki saluran nafas yg ukurannya jauh lebih kecil daripada dewasa sehingga mereka berisiko untuk mengalami kesulitan bernafas jika menggunakan masker.

Mereka berisiko mengalami sufokasi (gangguan pernafasan bukan karena penekanan di area leher) dan strangulasi...
Sufokasi akan menyebabkan kadar oksigen darah berkurang sehingga bayi akan mengalami sesak nafas, sianosis (biru), kejang dan bahkan meninggal. Pada kelompok usia ini, apabila mereka mengalami gangguan nafas dini, mereka belum sanggup untuk melepaskan masker sendiri untuk memperbaiki kondisi yang dialami..

Pada anak usia 2 th keatas pun, apabila diberikan masker, anak juga harus diajarkan bila mereka merasa sesak harus segera memberitahu kepada orang tua. Dan orang tua hendaknya juga tetap memperhatikan kondisi anak selama menggunakan masker...

JADI BAGAIMANA MELINDUNGI BAYI..

Bayi sebaiknya TETAP tinggal di rumah..
Seandainya bayi harus dibawa ke area publik, misalnya harus ke RS untuk imunisasi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan diperhatikan:

1. Harus disadari yang harus diberi cover adalah carriernya, misalnya stroller diberikan pelindung dari plastik bening / transparan dan pastikan pelindung tidak menghalangi pandangan ke arah wajah/muka bayi.
2. Pastikan RS sudah melakukan pemisahan pelayanan antara yang sakit dan yang sehat. Pemisahan ini termasuk pemisahan ruang tunggu dan ruang periksa serta pemisahan jam pelayanan yang sehat (imunisasi) dan yang sakit. Skrining harus dilakukan di pintu masuk RS sehingga bisa dilakukan pemisahan dengan optimal.
3. Pastikan ruang tunggu RS sudah melakukan physical distancing, ada jarak antar kursi tunggu, jarak duduk dengan pengunjung atau pasien lain.

4. Pastikan semua orang dewasa n anak diatas usia 2 tahun yang ada diruang tunggu juga mengenakan masker. Beberapa RS sudah sangat ketat tentang penggunaan masker di area RS
5. Jangan biarkan orang menyentuh bayi atau anak anda
5. Pastikan orang tua mencuci tangan denga5 cara yang benar (baik dengan sabun dan air atau desinfektan ) sebelum menyentuh bayi atau anak..

Semoga dengan mengetahui risiko terhadap bayi, para orang tua bisa lebih bijaksana dalam melindungi buah hatinya...
Jangan sampai maksud hati melindungi tapi tanpa disadari malah mencelakakan...

Salam sehat dan semoga kita semua bisa melewati pandemi ini dengan baik dan tetap menjaga kewarasan...

Sumber : Status Facebook Susy Wihadi

Saturday, September 12, 2020 - 18:00
Kategori Rubrik: